Baliho Zohran Mamdani Terpampang di Tel Aviv, Ada Apa?
Baliho Kampanye Netanyahu Tampilkan Zohran Mamdani di Tel Aviv
Wali Kota New York Zohran Mamdani Muncul di Baliho Politik Israel / Foto: minanews.net
AVNMEDIA.ID - Wajah Wali Kota New York Zohran Mamdani muncul dalam sebuah baliho kampanye Partai Likud yang terpasang di Tel Aviv, Israel.
Baliho tersebut menjadi sorotan karena Mamdani ditampilkan bersama Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, dan pemimpin Hizbullah Naim Qassem.
Foto yang dipublikasikan oleh Reuters pada 17 Agustus 2026 menunjukkan baliho tersebut berada di Tel Aviv.
Materi kampanye Partai Likud yang dipimpin Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu itu memuat tulisan berbahasa Ibrani yang berarti, “Mereka ingin Netanyahu kalah. Jangan biarkan mereka menang.”
Kemunculan Mamdani dalam baliho tersebut merupakan bagian dari strategi kampanye politik Likud menjelang pemilu Israel yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.
Penggunaan foto Mamdani bersama sejumlah tokoh asing menjadi cara kampanye Netanyahu untuk menggambarkan kelompok yang dianggap tidak menginginkan dirinya kembali memimpin Israel.
Namun, penting untuk dicatat bahwa baliho tersebut adalah materi kampanye Partai Likud, bukan baliho resmi pemerintah Israel.
Karena itu, kemunculan foto Mamdani bersama Khamenei, Erdoğan, dan Qassem tidak dapat dijadikan bukti bahwa Mamdani memiliki hubungan atau kerja sama dengan ketiga tokoh tersebut.
Mengapa Zohran Mamdani Disorot?
Mamdani memang dikenal memiliki hubungan politik yang tegang dengan Netanyahu. Wali Kota New York tersebut merupakan salah satu pengkritik keras kebijakan pemerintah Israel, khususnya terkait perang Gaza dan isu Palestina.
Dalam pemberitaan terbaru mengenai baliho tersebut, The Guardian melaporkan bahwa perseteruan Mamdani dan Netanyahu telah berlangsung sebelumnya.
Mamdani pernah menyebut Netanyahu sebagai war criminal dan mengkritik kebijakan pemerintah Israel terkait Gaza.
Posisi Mamdani terhadap Israel membuatnya menjadi sasaran kritik dari Netanyahu dan Partai Likud.
Dalam konteks kampanye, sosok Mamdani kemudian ditempatkan dalam satu materi visual dengan sejumlah figur yang dipandang sebagai lawan atau penentang Netanyahu.
Meski demikian, penyandingan tersebut merupakan pesan politik dari kampanye Likud, bukan pernyataan bahwa Mamdani memiliki afiliasi dengan Iran atau Hizbullah.
Dengan demikian, kemunculan Zohran Mamdani dalam baliho di Tel Aviv bukan sekadar persoalan gambar seorang politikus Amerika Serikat di ruang publik Israel.
Baliho tersebut memperlihatkan bagaimana isu Israel-Palestina, politik Amerika Serikat, dan persaingan politik Netanyahu semakin saling berkaitan.
Kesimpulannya, baliho tersebut merupakan materi kampanye Partai Likud di Tel Aviv yang menampilkan Zohran Mamdani bersama sejumlah tokoh yang diposisikan sebagai pihak yang menginginkan Netanyahu kalah.
Tidak ada dasar dari baliho itu sendiri untuk menyimpulkan bahwa Mamdani memiliki hubungan atau afiliasi dengan tokoh-tokoh tersebut. (san)





