APF Canada Gelar Canada-in-Asia Conference 2026, Dorong Kolaborasi Kanada–Asia di Pangan, Energi, dan Infrastruktur
Canada-in-Asia Conference 2026 (CIAC 2026) - Konferensi ini menjadi platform strategis untuk memperkuat kemitraan Kanada–Asia di tengah dinamika geopolitik dan transisi ekonomi global, dengan fokus pada tiga pilar utama: ketahanan pangan, ketahanan energi, dan infrastruktur berkelanjutan/ HO to Avnm
Dalam konteks transisi energi, Kanada diposisikan sebagai mitra pelengkap Asia dalam pengembangan energi terbarukan, penyimpanan energi, dan sistem rendah karbon.
Fokus Negara Kunci: India, China, dan Indonesia
Diskusi menyoroti meningkatnya kebutuhan India dan Tiongkok terhadap ketahanan pangan, diversifikasi energi, serta infrastruktur berskala besar.
Vice-President Research & Strategy APF Canada, Vina Nadjibulla, menegaskan hubungan Kanada–India harus melampaui pendekatan transaksional.
“Keselarasan strategis harus diikuti kolaborasi berkelanjutan yang menggabungkan investasi, alih teknologi, dan pengembangan keterampilan,” ujarnya.
Kanada–Indonesia: Dari Kebijakan ke Kemitraan Komersial
Sesi Kanada–Indonesia menempatkan Indonesia sebagai mitra strategis di sektor:
- Agrifood dan agri-tech
- Energi bersih
- Critical minerals
- Infrastruktur berkelanjutan
Indonesia dipandang sebagai pusat manufaktur dan sumber daya yang semakin penting di kawasan Indo-Pasifik.
Panelis menekankan perlunya menerjemahkan keselarasan kebijakan menjadi proyek konkret, khususnya dalam hilirisasi dan penguatan rantai pasok.




