Membedah Film Tukar Takdir, Ketika Maut Salah Alamat di Kursi Pesawat
TUKAR TAKDIR - Konflik film ini bukan tentang siapa yang salah secara hukum, tapi tentang beban moral yang tak tertanggungkan/ X @FilmIndoSource
AVNMEDIA.ID - Apa yang lebih menyakitkan dari kehilangan?
Jawabannya adalah mengetahui bahwa orang yang kita cintai seharusnya tidak perlu mati.
Premis pahit inilah yang menjadi ruh utama dalam film terbaru Mouly Surya, Tukar Takdir.
Film ini bukan sekadar mengeksploitasi tangis, melainkan sebuah studi psikologis yang brutal tentang bagaimana satu keputusan bisa menjungkirbalikkan garis hidup banyak orang.
Maut yang Bertukar Kursi
Alur cerita berfokus pada sosok Anindita Suwarso (diperankan oleh Marsha Timothy), seorang notaris yang mendadak kehilangan suaminya setelah jatuhnya pesawat Jakarta Airways 79.
Namun, Tukar Takdir tidak berhenti di sana.
Plot bergerak menjadi sangat personal dan menyesakkan saat fakta investigasi keluar: sang suami, Raldi (Teddy Syach), sebenarnya bisa saja selamat.
Di detik-detik sebelum kecelakaan, Raldi bertukar kursi dengan Rawa Budiarso (diperankan Nicholas Saputra).
Kursi yang ditempati Rawa ternyata adalah satu-satunya titik aman di pesawat yang luluh lantak itu.
Rawa selamat, sementara Raldi pulang dalam kantong jenazah.



