Xiaomi Debut di IFA 2026, Bawa Ekosistem AI Human × Car × Home
Perusahaan teknologi asal China itu menempati area lebih dari 3.300 meter persegi dan memamerkan lebih dari 380 produk dalam satu ekosistem bertajuk “Human × Car × Home”/ HO to Avnmedia.id
AI Xiaomi Mulai Bergerak dari Perintah ke Aksi
Xiaomi ingin AI tidak sekadar menjadi teknologi untuk menjawab pertanyaan pengguna.
Melalui ekosistem Human × Car × Home, AI diarahkan untuk memahami konteks dan membantu menjalankan berbagai aktivitas secara proaktif, dengan tetap berada di bawah kendali pengguna.
Contohnya, ketika pengguna dalam perjalanan pulang, sistem dapat memanfaatkan informasi seperti waktu, lokasi, dan cuaca untuk menyalakan AC serta mengatur lampu sebelum pengguna tiba di rumah.
Konsep ini menunjukkan perubahan pendekatan Xiaomi: dari sekadar menghubungkan perangkat menjadi membangun ekosistem yang mampu mengoordinasikan berbagai perangkat sesuai kebutuhan pengguna.
Xiaomi Perkuat Fondasi AI dan Smart Manufacturing
Di balik ekosistem tersebut, Xiaomi mengandalkan investasi pada AI, sistem operasi, chipset, dan manufaktur pintar.
Perusahaan juga mengembangkan model AI seperti MiMo-V2.5-Pro, Xiaomi Miloco, dan Xiaomi Miclaw untuk meningkatkan kemampuan AI dalam memahami konteks, bernalar, hingga mengeksekusi perintah kompleks.
Di sektor manufaktur, Xiaomi telah memiliki fasilitas produksi untuk smartphone, mobil, dan perangkat rumah tangga di China.
Salah satu Xiaomi Smart Factory disebut memiliki kapasitas produksi tahunan sekitar 10 juta smartphone flagship. Xiaomi juga mulai menguji penggunaan robot humanoid dalam proses manufaktur.





