Xiaomi Indonesia

Ulasan Detail HyperOS 3, Sistem Operasi Terbaru Xiaomi

TUNJUKKAN PRODUK - Jeksen, Product Lead Marketing Xiaomi Indonesia; Abee Hakiim, Head of PR Xiaomi Indonesia/ HO to Avnmedia.id

AVNMEDIA.IDXiaomi Indonesia menegaskan ambisinya di ranah digital lifestyle lewat pembaruan sistem operasi terbaru, Xiaomi HyperOS 3.

Versi anyar ini bukan sekadar update tampilan, melainkan langkah strategis memperkuat integrasi perangkat, kecerdasan buatan (AI), serta stabilitas performa dalam satu ekosistem terpadu.

Diluncurkan di Jakarta pada 13 Februari 2026, HyperOS 3 dirancang untuk menjawab kebutuhan produktivitas modern—lebih cepat, lebih responsif, dan lebih terhubung.

Strategi “Human x Car x Home”: Software Jadi Pusat Ekosistem

HyperOS 3 dikembangkan sejalan dengan visi besar Xiaomi, “Human x Car x Home”.

Konsep ini menempatkan software sebagai pusat kendali yang menyatukan manusia, kendaraan, dan perangkat rumah pintar dalam satu sistem terintegrasi.

Menurut Andi Renreng, Marketing Director Xiaomi Indonesia, HyperOS 3 adalah fondasi penting dalam membangun pengalaman digital yang menyeluruh.

Bukan lagi sekadar perangkat berdiri sendiri, melainkan ekosistem yang saling terhubung dan adaptif terhadap kebutuhan pengguna.

Dengan pendekatan ini, Xiaomi memperkuat posisinya sebagai brand teknologi yang tak hanya menjual hardware, tetapi juga pengalaman lintas perangkat yang seamless.

Tiga Pilar Utama Xiaomi HyperOS 3

Pengembangan HyperOS 3 berpijak pada tiga pilar utama: Intuitive Design, Seamless Interconnectivity, dan Smart AI.

1. Intuitive Design: Antarmuka Lebih Responsif dan Minimalis

Salah satu pembaruan paling mencolok adalah hadirnya fitur Xiaomi HyperIsland.

Fitur ini memungkinkan pengguna memantau notifikasi dan aktivitas berjalan—seperti musik atau aplikasi aktif—langsung dari bagian atas layar tanpa harus berpindah aplikasi.

Responsnya pun praktis:

  • Ketuk untuk melihat detail
  • Swipe untuk membuka dalam floating window

Pendekatan ini membuat multitasking terasa lebih natural dan efisien.

Selain itu, fitur Home Screen+ memungkinkan tampilan smartphone dikontrol langsung dari tablet atau laptop, termasuk perangkat lintas ekosistem seperti MacBook.

Transfer file cukup drag-and-drop, mempercepat alur kerja tanpa hambatan.

2. Seamless Interconnectivity: Bekerja Tanpa Batas Perangkat

Melalui teknologi Xiaomi HyperConnect, Xiaomi menghilangkan sekat antar perangkat.

Beberapa fitur unggulan meliputi:

Touch to Share: Berbagi foto dan dokumen antar perangkat Xiaomi dalam hitungan detik.
MiTEE Security Protocol: Sistem keamanan yang melindungi sinkronisasi dan data biometrik pengguna agar tetap terenkripsi dan aman.

Pendekatan ini memperkuat posisi Xiaomi dalam persaingan ekosistem digital, di mana integrasi dan keamanan menjadi faktor kunci.

3. Smart AI: Produktivitas Berbasis Kecerdasan Buatan

Di sisi AI, Xiaomi HyperAI kini tampil lebih matang dan kontekstual.

Fitur-fiturnya antara lain:

  • AI Writing & DeepThink Mode: Membantu merangkum dan mengolah teks secara otomatis di aplikasi Notes.
  • Voice Enhancement: Menyaring kebisingan saat panggilan atau rekaman.
  • AI Search: Mencari foto lama di galeri hanya dengan perintah sederhana.
  • AI Dynamic Wallpapers: Mengubah foto menjadi wallpaper sinematik yang lebih hidup.

Integrasi AI ini dirancang bukan hanya sebagai gimmick, tetapi sebagai alat bantu nyata dalam aktivitas harian.

 

Jadwal Update dan Daftar Perangkat yang Mendapat HyperOS 3

Pembaruan Xiaomi HyperOS 3 akan tersedia secara bertahap melalui sistem Over-the-Air (OTA).

Smartphone Xiaomi

Xiaomi 15 Ultra
Xiaomi 15 Pro
Xiaomi 15
Xiaomi 15T Pro
Xiaomi 15T
Xiaomi 14
Xiaomi 14T Pro
Xiaomi 14T

Smartphone Redmi

Redmi Note 14 Pro+ 5G
Redmi Note 14 Pro 5G
Redmi 15
Redmi 13
Redmi A3

Smartphone POCO

POCO F8 Ultra
POCO F8 Pro
POCO F7 Ultra
POCO F7 Pro
POCO F7
POCO X7 Pro 5G
POCO M7
POCO M6

Tablet

Xiaomi Pad 7 Pro
Xiaomi Pad 7
Xiaomi Pad 6s Pro 12.4

HyperOS 3: Langkah Strategis Xiaomi di Era AI Ecosystem

Dengan HyperOS 3, Xiaomi tidak sekadar merilis update sistem operasi. Ini adalah konsolidasi kekuatan desain, interkoneksi, dan AI dalam satu platform terpadu.

Di tengah kompetisi ekosistem teknologi global, pendekatan ini memperlihatkan arah jelas: masa depan bukan lagi soal spesifikasi tinggi semata, melainkan bagaimana semua perangkat bekerja sebagai satu kesatuan yang cerdas dan adaptif. (jas)

 

Related News
Recent News
image
Techno Sony Indonesia Hadirkan Tiga Produk Audio Baru: WF-1000XM6, WH-1000XM6 Sand Pink, dan LinkBuds Clip
by Adrian Jasman2026-02-14 19:02:00

Sony Indonesia luncurkan WF-1000XM6, WH-1000XM6 Sand Pink & LinkBuds Clip, audio canggih nyaman.

image
Techno Kesiapan Digital Indonesia 2026: Tantangan IT dan Keamanan Siber Makin Kompleks
by Adrian Jasman2026-02-12 11:00:00

Kesiapan digital Indonesia 2026 hadapi tantangan IT dan keamanan siber, fokus pada integrasi sistem.