Transformasi ngaji.ai Sambut Ramadan 1447 H, Bidik Ekspansi dan Kolaborasi Strategis 2026

Menyambut Ramadan 1447 H, platform edukasi digital ngaji.ai resmi bertransformasi dari aplikasi belajar mengaji menjadi pendamping ibadah harian berbasis teknologi/ HO to Avnmedia.id

AVNMEDIA.ID -  Menyambut Ramadan 1447 H, platform edukasi digital ngaji.ai resmi bertransformasi dari aplikasi belajar mengaji menjadi pendamping ibadah harian berbasis teknologi.

Langkah ini mempertegas positioning perusahaan dalam ekosistem Muslim digital sekaligus membuka peluang ekspansi bisnis di 2026.

Di bawah naungan Vokal.ai, ngaji.ai kini mencatat 403 ribu pengguna, dengan sekitar 39 ribu pelanggan premium.

Angka tersebut menjadi indikator pertumbuhan sekaligus validasi pasar terhadap kebutuhan solusi ibadah yang kontekstual dan terintegrasi dalam gaya hidup modern.

Pertumbuhan Pengguna dan Model Berlangganan

Chief Business Development Officer (CBDO) Vokal.ai, Fara Abdullah, menilai fase transformasi ini sebagai momentum strategis.

ngaji.ai ingin tumbuh menjadi produk yang matang secara strategi dan berdampak nyata dalam penggunaan, tetap berpijak pada nilai keislaman,” ujarnya.

Rata-rata durasi penggunaan harian mencapai lebih dari tujuh menit per pengguna, menunjukkan tingkat engagement yang stabil.

Bagi perusahaan, metrik ini penting karena mencerminkan retensi, loyalitas, serta potensi monetisasi berkelanjutan melalui skema premium.

COO Vokal.ai, Vanya Sunanto, menambahkan bahwa pengguna tidak hanya mengunduh, tetapi kembali setiap hari karena merasakan manfaat praktis dalam rutinitas ibadah.

Inovasi Fitur: Dari Belajar ke Eksekusi Ibadah

Transformasi ngaji.ai ditandai dengan pembaruan homepage dan peluncuran sejumlah fitur utama:

  • Sholat – membantu pengguna memantau konsistensi ibadah wajib
  • Doa & Dzikir – panduan amalan harian terstruktur
  • Ikhtiar – fitur berbasis pendekatan behavioral habit selama tujuh hari

Fitur Ikhtiar menjadi diferensiasi utama. Alih-alih menyajikan daftar amalan panjang, pengguna diarahkan pada satu fokus per periode, seperti menjaga lisan atau disiplin salat tepat waktu.

Pendekatan ini dinilai lebih realistis dan relevan bagi Muslim urban dengan ritme hidup cepat.

Head of Marketing Vokal.ai, Adhitya Zulfan, menyebut strategi ini sebagai bentuk adaptasi terhadap perubahan perilaku digital masyarakat Muslim Indonesia.

Strategi 2026: Kolaborasi Institusi dan Ekspansi Asia Tenggara

Tahun 2026 diproyeksikan sebagai fase ekspansi.

Vokal.ai telah merintis kerja sama dengan berbagai institusi bisnis dan pemerintah untuk memperluas penetrasi pasar.

Selain itu, perusahaan membuka peluang ekspansi regional ke Asia Tenggara, kawasan dengan sekitar 290 juta populasi Muslim.

Dengan meningkatnya adopsi teknologi AI, pasar Muslim digital dinilai memiliki ruang pertumbuhan signifikan.

“Kami melihat peluang besar menghadirkan pendamping ibadah yang memahami konteks budaya dan ritme hidup Muslim masa kini,” kata Fara Abdullah.

Langkah ini berpotensi memperkuat posisi ngaji.ai sebagai pemain regional dalam segmen Islamic lifestyle berbasis teknologi.

Integrasi Dampak Sosial dan Model Bisnis Berkelanjutan

Selain fokus pada pertumbuhan pengguna, ngaji.ai juga mengintegrasikan dampak sosial dalam model bisnisnya.

Salah satu kolaborasi jangka panjang dilakukan bersama Rumah Zakat.

Sebanyak 25 persen pembelian premium dialokasikan untuk program kemanusiaan, yang awalnya difokuskan pada bantuan Palestina dan kini meluas ke pendidikan serta penanggulangan bencana.

Di sektor edukasi, ngaji.ai bekerja sama dengan institusi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Kota Bandung, serta komunitas Muslim dan brand gaya hidup seperti Noore Sport dan One Day One Juz.

Pendekatan ini memperkuat positioning ngaji.ai bukan hanya sebagai aplikasi, tetapi sebagai bagian dari ekosistem literasi Al-Qur’an dan gaya hidup Muslim modern.

Momentum Ramadan sebagai Titik Awal

Menyambut Ramadan 1447 H, manajemen menekankan bahwa bulan suci ini diposisikan sebagai titik awal pembentukan kebiasaan, bukan sekadar momentum musiman.

Dengan strategi transformasi produk, ekspansi kolaborasi, serta integrasi AI dalam pengembangan layanan, ngaji.ai menargetkan pertumbuhan yang lebih agresif pada 2026, baik dari sisi pengguna, kemitraan, maupun penetrasi regional. (jas)

 

Related News
Recent News
image
Business Ekspansi Portofolio in-Lite di 2026, Resmi Masuk Pasar Switch dan Socket Lewat Alura & Linea Series
by Adrian Jasman2026-02-08 21:31:10

in-Lite ekspansi 2026 masuk pasar switch dan socket lewat Alura dan Linea Series berbasis teknologi

image
Business Sambut Imlek 2026, IKEA Indonesia Hadirkan Menu Spesial di Restoran
by Adrian Jasman2026-02-03 21:00:00

IKEA Indonesia hadirkan menu spesial Imlek 2026, Sweet & Sour Fish dan Lingonberry Cake di Restoran