The Weeknd Berencana Ganti Nama Panggung, Kini Berubah Pikiran
The Weeknd Batal Ganti Nama, Ini Alasannya
The Weeknd Ingin Ganti Nama Panggung, tetapi Berubah Fikiran / Foto : pagesix.com
Ia bahkan mempertimbangkan untuk menggunakan nama Abel tanpa nama belakang, seperti sejumlah musisi yang dikenal hanya dengan satu nama, misalnya Madonna, Cher, atau Prince.
Keinginan tersebut bukan sekadar wacana sesaat. Pada Mei 2023, The Weeknd kembali membicarakan kemungkinan mengakhiri persona yang telah digunakannya sejak awal karier.
Saat berbicara kepada W Magazine, ia mengatakan album yang sedang dikerjakannya saat itu kemungkinan menjadi karya terakhirnya sebagai The Weeknd.
“Album yang sedang saya kerjakan sekarang mungkin menjadi babak terakhir saya sebagai The Weeknd,” ujarnya.
Menurutnya, sebagai The Weeknd, ia merasa sudah menyampaikan semua hal yang ingin ia sampaikan.
“Saya sedang melalui proses untuk menyembuhkan diri,” katanya. Ia mengaku mulai mempersiapkan diri untuk menghilangkan jejak sebagai The Weeknd, meski tetap ingin membuat musik, baik sebagai Abel maupun The Weeknd.
Ia bahkan mengatakan ingin “membunuh” persona The Weeknd dan terlahir kembali dengan identitas yang berbeda karena menganggap persona The sudah mencapai kesuksesan puncak.
Ketika album Hurry Up Tomorrow dirilis pada 2025, Tesfaye kembali menjelaskan alasan di balik keinginannya untuk mengakhiri era The Weeknd.
Dalam wawancara dengan Variety, ia mengatakan dirinya tidak merasa bisa berhenti membuat musik. Namun, ia membutuhkan tantangan baru agar tetap memiliki dorongan untuk berkarya.
Menurut Tesfaye, karakter The Weeknd sudah mencapai titik yang sulit untuk dikembangkan lebih jauh.
“Tidak ada yang akan melakukan The Weeknd lebih baik daripada saya,” ujarnya dalam wawancara tersebut. Ia juga merasa tidak mungkin membuat persona itu lebih baik dari kondisinya saat ini.





