Target Rp1.314 Triliun, Maybank Percepat Pembiayaan Hijau untuk Industri ASEAN
Maybank Sustainable Finance Forum 2026/ HO to Avnmedia.id
AVNMEDIA.ID - Transisi menuju ekonomi rendah karbon dinilai bukan lagi sekadar agenda lingkungan, tetapi telah menjadi strategi bisnis untuk menjaga daya saing industri di tengah tuntutan dekarbonisasi dan target Net Zero Emission (NZE).
Pandangan tersebut mengemuka dalam Maybank Indonesia Sustainable Finance Forum 2026, yang mempertemukan regulator, pelaku jasa keuangan, dan pelaku industri untuk membahas tantangan sekaligus peluang pembiayaan berkelanjutan di Indonesia.
Presiden Direktur PT Bank Maybank Indonesia Tbk, Steffano Ridwan, mengatakan sektor keuangan memiliki peran penting dalam membantu dunia usaha mengelola risiko perubahan iklim sekaligus membuka akses pembiayaan bagi transformasi bisnis yang lebih berkelanjutan.
"Sebagai institusi keuangan yang berkomitmen mendukung agenda keberlanjutan melalui implementasi sustainable finance, kami mendorong pelaku industri untuk dapat mengelola risiko, menangkap peluang pertumbuhan, serta mengakses solusi pembiayaan yang mendukung transformasi bisnis berkelanjutan," kata Steffano dalam forum tersebut, Selasa (30/6/2026).
Forum perdana yang digelar Maybank Indonesia itu menghadirkan sejumlah pejabat pemerintah dan regulator, di antaranya Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kementerian Keuangan Herman Saheruddin, serta Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza.
Selain membahas prospek ekonomi nasional di tengah dinamika geopolitik global, forum tersebut juga menyoroti pentingnya mobilisasi investasi swasta untuk mendukung percepatan transisi menuju ekonomi hijau.





