Spoiler Episode 10 Can This Love Be Translated: Hiro Ditolak! Mu-hee dan Ho-jin Ciuman Lagi
DRAKOR CAN THIS LOVE BE TRANSLATED? - Ho-jin menerima foto dari Mu-hee dan langsung menyusulnya. Dalam percakapan emosional, Mu-hee mengaku telah mengingat segalanya dan masih mencintai Ho-jin/ X @NetflixKR
AVNMEDIA.ID - Episode 10 Can This Love Be Translated? menjadi salah satu episode paling padat dan emosional sepanjang penayangannya.
Berlatar Italia, episode ini menandai berakhirnya proses syuting sekaligus memperjelas arah hubungan segitiga antara Mu-hee, Ho-jin, dan Hiro.
Jika Episode 9 fokus pada trauma masa lalu Mu-hee, Episode 10 justru menyorot konsekuensi emosional dari rahasia itu, termasuk pengakuan cinta yang berujung penolakan dan momen romantis yang akhirnya kembali menyatukan dua karakter utama.
⚠️ Peringatan SEO
Artikel ini mengandung spoiler Episode 10 drama Korea Can This Love Be Translated?
Disarankan hanya dibaca jika sudah menonton atau tidak keberatan dengan bocoran cerita penting.
Awal Episode 10, Tanda-Tanda Perpisahan Mulai Terasa
Episode dibuka dengan Do Ra-mi yang terbangun di pameran fotografi dan diam-diam menemui Ho-jin.
Hiro yang mengikuti dari kejauhan mulai curiga, terutama ketika Ra-mi membungkuk dengan cara khas Do Ra-mi di film—sebuah detail kecil yang menyisakan tanda tanya besar.
Di pagi hari, Mu-hee bertemu Maria, gadis kecil Italia yang memanggil Ho-jin dengan sebutan “babe”.
Mu-hee kebingungan, hingga tanpa sengaja mendengar Ms. Cha membicarakan Ho-jin dan “pacarnya”.
Sejak momen itu, keresahan Mu-hee tak lagi bisa disembunyikan.
Lokasi Syuting Berubah, Konflik Emosi Meningkat
Karena perubahan lokasi, tim akhirnya menghadiri sebuah pernikahan Italia di kebun anggur. Di sinilah konflik baru muncul.
Terungkap bahwa kebun anggur tersebut milik Mi-jung, ibu Ho-jin.
Hubungan mereka telah retak selama 13 tahun akibat sebuah pertengkaran besar.
Ho-jin bahkan menulis novel tentang pernikahan orang tuanya, yang membuat sang ibu marah hingga membakar buku tersebut.
Konflik memuncak saat Ho-jin salah paham terhadap Dario, pria yang akan menikah di kebun anggur itu.
Ia mengira Dario menggoda ibunya, hingga akhirnya Mi-jung mengumumkan bahwa dialah yang akan menikah dengan Dario.
Pertengkaran keluarga baru berhenti setelah Mu-hee sengaja terjatuh demi meredakan situasi.
Momen ini menjadi titik awal rekonsiliasi Ho-jin dan ibunya, meski terasa berlangsung terlalu cepat untuk konflik yang tertimbun bertahun-tahun.
Spoiler Utama — Pengakuan Hiro Berujung Penolakan
Salah satu momen paling mengejutkan di Episode 10 adalah soal respon pengakuan cinta Hiro kepada Mu-hee.
Dalam adegan yang mengulang pembuka drama, Hiro menyatakan bahwa ia benar-benar menyukai Mu-hee.
Dengan bantuan Ho-jin sebagai penerjemah, Mu-hee menjawab bahwa ia merasakan hal yang sama.
Namun twist muncul kemudian. Percakapan Hiro dan Nanami mengungkap fakta pahit:
Mu-hee sebenarnya sudah menolak Hiro sebelumnya. Kali ini, justru Hiro yang kembali ditolak.
Pengakuan cinta yang disiarkan ke publik itu ternyata tidak mengubah apa pun, bahkan nyaris tak meninggalkan dampak emosional pada Mu-hee.
Mu-hee Akhirnya Sadar, Ho-jin Selalu Bersama Do Ra-mi
Setelah menerima video Ho-jin yang menangis sendirian di dalam van, Mu-hee mengalami kilas balik emosional.
Ia menyadari satu hal penting:
Ho-jin selama ini menghabiskan malam-malamnya bersama Do Ra-mi, bukan dirinya.
Kesadaran itu membawanya ke restoran tempat Ho-jin dan Ra-mi sering bertemu.
Di sana, Mu-hee menggambar daun semanggi ketujuh di atas serbet—simbol harapan terakhir—dengan tulisan:
“Semoga aurora menerangi dunia.”
Mu-hee dan Ho-jin Ciuman Lagi, Akhirnya Jujur pada Perasaan
Ho-jin menerima foto dari Mu-hee dan langsung menyusulnya.
Dalam percakapan emosional, Mu-hee mengaku telah mengingat segalanya dan masih mencintai Ho-jin.
Ho-jin pun membalas perasaan itu, meski dengan cara berputar-putar khas dirinya.
Saat Mu-hee masih belum sepenuhnya memahami maksudnya, Ho-jin akhirnya mencium Mu-hee, mengonfirmasi bahwa perasaan mereka tak pernah benar-benar hilang.
Review Episode 10, Panjang, Emosional, Tapi Mulai Melelahkan
Dengan durasi mencapai 82 menit, Episode 10 terasa terlalu panjang.
Dinamika tarik-ulur antara Mu-hee dan Ho-jin mulai terasa repetitif, ditambah argumen Ra-mi bahwa Ho-jin harus menjauh demi kebahagiaan Mu-hee yang terasa semakin lemah.
Meski demikian, absennya Do Ra-mi dalam porsi besar justru membuat episode ini kembali fokus pada Mu-hee sebagai karakter utama.
Visual Italia, kebun anggur, dan momen-momen intim tetap menjadi nilai plus.
Namun secara keseluruhan, meski Mu-hee dan Ho-jin akhirnya bersatu lagi, drama ini mulai kehilangan kekuatan emosional yang membuatnya begitu memikat di awal episode. (jas)



