Sinopsis Episode 3 Drama Korea Pro Bono: Kang Da-wit – Gi-ppeum Kerja Sama di Kasus Anak Lumpuh Menggugat Tuhan
SCENE DRAMA KOREA PRO BONO - Pro Bono bukan sekadar drama hukum, tapi cerita tentang kejatuhan ego dan paksaan untuk benar-benar melayani publik—bukan demi kamera, tapi demi keadilan itu sendiri/ Netflix
Kasus baru melibatkan Gang-hun, bocah difabel yang ingin menuntut Tuhan karena kakinya lumpuh.
Awalnya Da-wit enggan, sementara Jun-u mendukungnya.
Da-wit mulai tersentuh ketika Gang-hun mengungkap penyesalannya lahir ke dunia, dan menyadari perjuangan sopir taksinya yang tuli namun bekerja keras.
Gang-hun terus mencoba meyakinkan Da-wit, sementara ibunya So-min, yang menderita depresi dan dulu yatim piatu, merasa bersalah dan menganggap anaknya sebagai hukuman.
Konflik emosional ini membuat tim pro bono terkejut dan tersentuh.
Kerja Sama Da-wit dan Gi-ppeum
Dengan dorongan Yeong-sil, Gi-ppeum memutuskan menangani kasus.
Da-wit ikut setelah Gi-ppeum merumuskan keluhan yang lebih masuk akal: menuntut RS Umum Woongsan, tempat Gang-hun lahir.
Terungkap bahwa kelumpuhan Gang-hun kemungkinan akibat alkohol dan obat-obatan yang dikonsumsi So-min selama kehamilan, dan kehamilan tersebut tidak direncanakan.
Pengacara rumah sakit, Myeong-hun, hadir di persidangan.
Hakim Kim, buta namun tegas, memimpin sidang dengan adil.
Da-wit hampir meyakinkan hakim dengan menyoroti kelalaian rumah sakit, tapi Hakim Kim menyatakan bahwa semua nyawa setara, sehingga kasus ditutup.



