Setelah Drama Macklemore, Bagaimana Nasib Tur Ed Sheeran?
Nasib Loop Tour Ed Sheeran Setelah Macklemore Dikeluarkan
Kontroversi Makin Meluas, Tur Ed Sheeran Tetap Jalan / Foto: WBUR
AVNMEDIA.ID - Tur Ed Sheeran tetap berlanjut meski rangkaian konsernya di Amerika Serikat tengah diterpa kontroversi setelah rapper Macklemore dikeluarkan dari tur dan sejumlah artis pendukung memilih mundur.
Persoalan tersebut bermula setelah Macklemore menyampaikan dukungan terhadap Palestina dalam penampilannya di MetLife Stadium, New Jersey, pada awal September 2026.
Setelah itu, Macklemore mengatakan dirinya tidak lagi menjadi bagian dari rangkaian tur Ed Sheeran.
Macklemore menyebut keputusan tersebut berkaitan dengan keberatan sejumlah venue terhadap pernyataan politiknya.
Nama Robert Kraft, pemilik Gillette Stadium dan New England Patriots, juga muncul dalam pernyataan Macklemore.
Ed Sheeran kemudian memberikan klarifikasi. Pelantun Shape of You itu mengatakan bahwa keputusan untuk mengeluarkan Macklemore bukan berasal darinya secara pribadi.
Menurut Sheeran, keputusan tersebut dibuat promotor setelah sejumlah venue menyatakan keberatan terhadap penampilan Macklemore.
Sheeran mengatakan dirinya sempat berusaha mencari jalan keluar dengan pihak-pihak terkait. Namun, keputusan tersebut akhirnya tetap berlaku.
Kontroversi itu kemudian berkembang ketika empat artis yang terlibat dalam rangkaian pertunjukan Ed Sheeran juga memutuskan untuk mundur.
Mereka adalah Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe, dan Beoga.
Finneas menyatakan bahwa dirinya tidak ingin seorang artis dibungkam ketika berbicara mengenai penderitaan masyarakat yang tertindas.
Sementara itu, Lukas Graham mempertanyakan apakah kekuatan finansial seharusnya menentukan siapa yang boleh berbicara mengenai perang dan penderitaan warga sipil.
Aaron Rowe dan Beoga, yang memiliki hubungan dengan Irlandia, juga menyampaikan alasan masing-masing terkait keputusan mereka.
Beoga diketahui telah memiliki hubungan profesional dan pertemanan yang panjang dengan Ed Sheeran.
Meski seluruh artis pendukung tersebut mundur, belum ada pengumuman bahwa tur utama Ed Sheeran dibatalkan.
Berdasarkan jadwal resmi yang tercantum di situs Ed Sheeran, Loop Tour masih berlanjut di Amerika Serikat.
Konser berikutnya dijadwalkan berlangsung di Lincoln Financial Field, Philadelphia, pada 19 September 2026.
Setelah Philadelphia, Sheeran masih dijadwalkan tampil di sejumlah kota Amerika Serikat, termasuk Gillette Stadium di Foxborough pada 25 dan 26 September.
Rangkaian konser tersebut kemudian berlanjut ke beberapa kota lain hingga pertunjukan yang dijadwalkan pada 7 November 2026.
Dengan demikian, dampak terbesar dari kontroversi Macklemore sejauh ini berada pada komposisi artis pendukung, bukan pembatalan tur utama Ed Sheeran.
Sheeran sendiri mengatakan dirinya ingin tetap menjalankan pertunjukan karena tidak ingin mengecewakan penggemar yang telah membeli tiket dan membuat rencana untuk menghadiri konser.
Ia juga mempertimbangkan para kru serta pekerja yang bergantung pada keberlangsungan tur.
Dalam pernyataannya, Sheeran menyebut dirinya memiliki pandangan pribadi mengenai konflik Israel-Palestina.
Namun, ia memilih agar konsernya tidak menjadi ruang untuk perdebatan politik dan ingin pertunjukannya tetap menjadi tempat yang dapat dinikmati oleh orang-orang dari berbagai latar belakang.
Di sisi lain, Macklemore kemudian mengambil langkah lanjutan setelah keluar dari tur.
Ia mengatakan akan menyumbangkan sekitar US$1 juta atau sekitar Rp16,6 miliar dari pendapatan bersihnya di Loop Tour kepada enam organisasi yang memberikan bantuan kepada masyarakat Palestina.
Macklemore juga menantang Robert Kraft untuk menyamai jumlah donasi tersebut.
Kraft kemudian mengatakan bahwa Ed Sheeran telah menghubunginya mengenai komitmen bantuan kemanusiaan.
Kraft menyebut dirinya siap mendukung bantuan yang ditujukan kepada masyarakat Palestina, meskipun sebelumnya ia mengkritik sejumlah pernyataan Macklemore.
Perkembangan tersebut membuat kontroversi yang awalnya berkaitan dengan satu artis pendukung kemudian berkembang menjadi perdebatan yang lebih luas mengenai kebebasan berekspresi musisi, hubungan antara artis dan venue, serta batasan yang muncul ketika seorang musisi menyampaikan pandangan politik di tengah sebuah tur komersial.
Untuk saat ini, Loop Tour Ed Sheeran masih berjalan sesuai jadwal yang diumumkan secara resmi.
Belum ada informasi resmi mengenai pembatalan rangkaian konser utama.
Konser-konser berikutnya di Amerika Serikat akan menjadi perkembangan penting setelah perubahan besar pada lineup pendukung.
Sementara itu, polemik mengenai Macklemore, Ed Sheeran, promotor, dan pemilik venue masih menjadi perhatian publik. (san)





