SCG Tampilkan Capaian ESG Kuartal I 2026 di Momentum Hari Bumi, Fokus Lingkungan dan Pemberdayaan
Melalui PT Berjaya Nawaplastic Indonesia, SCG dukung pembangunan sarana air bersih dengan menyediakan 80 unit pipa SCG untuk membantu para masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Desa Sukamaju, Sukabum/ HO to Avnmedia.id
AVNMEDIA.ID - Momentum Hari Bumi Sedunia 2026 dimanfaatkan SCG Indonesia untuk menegaskan komitmennya terhadap implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui berbagai program nyata sepanjang kuartal pertama tahun ini.
Langkah tersebut hadir di tengah meningkatnya tantangan lingkungan global. Berdasarkan laporan United Nations Environment Programme (UNEP), emisi gas rumah kaca dunia pada 2024 mencapai 57,7 GtCO₂e, naik 2,3 persen dibanding tahun sebelumnya.
Indonesia sendiri tercatat sebagai salah satu dari enam negara dengan emisi terbesar di dunia.
Di sisi lain, persoalan sampah juga semakin kompleks. UNEP memproyeksikan timbulan sampah padat perkotaan global dapat meningkat dari 2,1 miliar ton menjadi 3,8 miliar ton pada 2050 jika tidak ada intervensi signifikan.
SCG Perkuat Strategi Inclusive Green Growth
Menjawab tantangan tersebut, SCG menyatakan terus mengintegrasikan ESG ke dalam strategi bisnis melalui pendekatan Inclusive Green Growth.
Perusahaan menilai keberlanjutan tidak cukup hanya melalui kebijakan internal, tetapi harus diwujudkan lewat inovasi, kolaborasi, dan dampak langsung ke masyarakat.
Sepanjang kuartal I 2026, SCG menjalankan sejumlah program yang mencakup sektor pendidikan, lingkungan, pemberdayaan masyarakat, hingga pemulihan wilayah terdampak bencana.
Dorong Anak Muda Lewat Program Sharing the Dream
Melalui program SCG Sharing the Dream, perusahaan mendorong generasi muda menciptakan solusi berbasis komunitas.
Salah satu penerima beasiswa 2025, Lulita Sauman Nur Fajriah, menyerahkan proyek Community Action for Responsible Ecotourism (CARE) kepada Pemerintah Desa Sukawening, Ciwidey, Kabupaten Bandung.
Program tersebut melibatkan lebih dari 50 remaja dalam pengembangan ekowisata berbasis komunitas melalui inisiatif WANOJA (Wani Nenjo Jaman).
Selain itu, SCG juga menggelar pelatihan literasi digital bagi guru di Jakarta pada Februari 2026, termasuk pengenalan metode pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) dan konsep green entrepreneurship.
Kelola Sampah dan Perluas Program SCG Mentari
Di sektor lingkungan, SCG memperluas program SCG Mentari (Menjaga Lingkungan Tetap Lestari) ke Desa Tanjungsari, Sukabumi.
Dalam ekspansi program tersebut, lebih dari 280 warga ikut mengumpulkan sampah yang kemudian dapat ditukar dengan kebutuhan rumah tangga.
Hingga kini, program itu telah:
- Mengelola lebih dari 7 ton sampah
- Melibatkan lebih dari 1.000 partisipan
- Menjangkau 5 desa di Kabupaten Sukabumi
- Mendukung pemanfaatan sampah sebagai bahan bakar alternatif produksi
Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana
SCG melalui sejumlah anak usahanya juga menjalankan aksi sosial selama kuartal pertama 2026.
Beberapa kontribusi yang dilakukan antara lain:
- PT Berjaya Nawaplastic Indonesia menyalurkan 80 unit pipa SCG untuk sarana air bersih di Desa Sukamaju, Sukabumi.
- PT Semen Jawa menyumbangkan 200 sak semen hijau untuk pembangunan hunian tetap korban bencana.
- SCG Distribution & Retail bersama mitra di Medan menyalurkan bantuan semen untuk renovasi sekolah pasca banjir bandang dan longsor di Sumatera.
Raih Penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan
Komitmen perusahaan terhadap pemberdayaan masyarakat dan perlindungan tenaga kerja juga mendapat pengakuan.
Melalui PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, SCG meraih penghargaan Pemberi Kerja Badan Usaha Terbaik 1 dari BPJS Ketenagakerjaan dalam ajang Night of Appreciation Gala 2026 di Sukabumi.
Penghargaan ini mencerminkan kontribusi perusahaan dalam memperluas perlindungan jaminan sosial, termasuk bagi pekerja rentan.
Kampanye “On Green, On Goal” Menuju Net Zero 2050
SCG juga meluncurkan kampanye digital terbaru bertajuk “On Green, On Goal”.
Kampanye ini menggunakan analogi permainan golf sebagai gambaran perjalanan menuju keberlanjutan, di mana setiap langkah membutuhkan strategi, akurasi, dan efisiensi.
Video kampanye tersebut menampilkan empat atlet golf profesional perempuan asal Thailand.
President Director SCG Indonesia, Pattaraphon Charttongkum, menegaskan bahwa target Net Zero 2050 hanya bisa dicapai melalui kolaborasi lintas sektor.
“Perjalanan menuju keberlanjutan merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah, pelaku industri, maupun masyarakat,” ujarnya.
ESG Jadi Strategi Bisnis Jangka Panjang
Langkah SCG menunjukkan bahwa ESG kini bukan lagi sekadar program tanggung jawab sosial, tetapi telah menjadi strategi bisnis jangka panjang.
Di tengah meningkatnya tekanan terhadap isu lingkungan dan tata kelola, perusahaan yang mampu menjalankan transformasi hijau dinilai akan memiliki daya saing lebih kuat di masa depan. (jas)
- Aksi Nyata Mahasiswa Unpad: Proyek Clean Water for All Petakan Kualitas Air di Cileles
- SCG Melalui PT Semen Jawa: Mengubah Sampah Menjadi Peluang Ekonomi Sirkular
- Pelatihan Kerja, Bangun Asa: Warga Sukabumi Dapat Keterampilan Baru dari SCG
- Ibu-Ibu di Sukabumi Belajar Cegah Stunting Lewat Program “Aku Suka Ikan”





