Roblox Wajibkan Verifikasi Usia untuk Akses Fitur Chat, Privasi Tetap Terjaga
Estimasi Usia Wajah - Roblox menggunakan teknologi Estimasi Usia Wajah, yang memungkinkan verifikasi selesai dalam detik melalui kamera smartphone atau perangkat lain yang terhubung. Data wajah diproses oleh mitra resmi Roblox, Persona, dan langsung dihapus setelah verifikasi/ HO to Avnmedia.id
AVNMEDIA.ID - Roblox, platform gim dan kreasi digital terkemuka, resmi mewajibkan seluruh pengguna melakukan verifikasi usia untuk dapat mengakses fitur chat.
Kebijakan ini awalnya berlaku untuk pengguna di Amerika Serikat, dan akan diterapkan secara bertahap di seluruh wilayah yang mendukung fitur chat, termasuk Indonesia.
Bagi pengguna di bawah 13 tahun, Roblox mewajibkan persetujuan orang tua sebelum proses verifikasi dapat dilakukan.
Dengan langkah ini, Roblox menjadi platform gim daring pertama yang menerapkan verifikasi usia menyeluruh untuk akses chat, sekaligus memperkuat keamanan interaksi pengguna sesuai kelompok umur.
Peluncuran Bertahap dan Statistik Awal
Kebijakan ini telah diuji coba sejak Desember di Australia, Selandia Baru, dan Belanda.
Hasilnya, lebih dari 50% pengguna aktif harian di wilayah tersebut sudah menyelesaikan proses verifikasi usia.
Secara global, puluhan juta pengguna telah mengikuti verifikasi, dan Roblox memperkirakan jumlah ini akan terus bertambah.
Matt Kaufman, Chief Safety Officer Roblox, menekankan soal keamanan maksimal.
“Kami berkomitmen menghadirkan keamanan maksimal bagi semua pengguna. Dengan pembatasan berbasis usia, kami memastikan ruang aman bagi pengguna untuk berkarya dan berinteraksi," katanya dalam keterangan media diterima redaksi Avnmedia.id hari ini.



