Review Film Even If This Love Disappears Tonight (2026), Ada Beda dengan 50 First Dates hingga The Vow?
FILM KOREA - Even If This Love Disappears Tonight (2026) memang berjalan di jalur yang sama dengan 50 First Dates maupun The Vow, namun eksekusinya jauh lebih senyap dan melankolis/ X @cineviee
AVNMEDIA.ID - Film Korea Even If This Love Disappears Tonight (2026) kembali mengangkat tema klasik romansa dengan gangguan ingatan.
Premis ini tentu mengingatkan penonton pada film-film populer seperti 50 First Dates, Eternal Sunshine of the Spotless Mind, hingga The Vow.
Namun, meski berada di jalur cerita yang serupa, versi Korea dari film Jepang ini menawarkan pendekatan emosional yang berbeda dan lebih sunyi.
Premis Kehilangan Ingatan yang Tak Lagi Sekadar Romantis
Cerita berpusat pada Seo-yoon, siswi SMA yang mengalami amnesia anterograd akibat kecelakaan mobil.
Setiap kali bangun tidur, ingatannya kembali kosong, membuatnya mustahil membangun hubungan baru secara normal.
Di sisi lain, ada Jae-won, pemuda biasa dengan hati tulus yang memilih bertahan dan mencintai Seo-yoon meski harus memulai segalanya dari nol setiap hari.
Berbeda dengan 50 First Dates yang dibalut komedi romantis ringan, film ini sejak awal menanamkan nuansa sendu.
Kehilangan ingatan bukan dijadikan gimmick lucu, melainkan beban emosional yang terus menghantui hubungan kedua tokohnya.
Dibanding The Vow, Lebih Pelan tapi Lebih Menghantam
Jika The Vow menyorot perjuangan cinta dalam bingkai drama dewasa dan pernikahan, Even If This Love Disappears Tonight memilih jalur yang lebih minimalis.
Alurnya bergerak pelan, dengan fokus pada momen-momen kecil yang terasa intim dan personal.
Film ini terbagi jelas menjadi dua bagian.
Paruh pertama terasa hangat, nyaris seperti rom-com dengan interaksi sederhana yang manis.



