POCO X8 Pro Series Diuji untuk Game Berat, dari MOBA hingga Open-World

POCO X8 Pro Series/ HO to Avnmedia.id

AVNMEDIA.ID -  Bermain game di ponsel kini bukan lagi sekadar soal bisa atau tidak menjalankan sebuah permainan. Grafis yang semakin detail, map yang luas, pergerakan cepat, hingga durasi bermain yang panjang membuat kemampuan hardware menjadi semakin penting.

Kondisi itu membuat smartphone gaming harus mampu menjaga performa di berbagai jenis permainan. Mulai dari game MOBA, first-person shooter (FPS), battle royale, hingga open-world RPG yang dikenal lebih berat secara grafis.

POCO X8 Pro Series mencoba menjawab kebutuhan tersebut dengan sejumlah spesifikasi yang memang diarahkan untuk menunjang aktivitas gaming.

Product Marketing Manager POCO Indonesia, Satryo Rachmat, mengatakan karakter setiap genre game memiliki tantangan yang berbeda terhadap perangkat.

“Para mobile gamer saat ini ingin mendapatkan pengalaman gaming selevel konsol. Masalahnya, tiap genre game punya karakteristik berbeda yang punya cara tersendiri buat menyiksa hape,” ujar Satryo.

Lantas, apa yang membuat POCO X8 Pro Series diklaim mampu menghadapi berbagai karakter game tersebut?

MOBA: Ketika Respons Layar Menentukan Pertarungan

Pada game MOBA seperti Mobile Legends: Bang Bang, Honor of Kings, dan Wild Rift, kecepatan respons layar menjadi salah satu faktor penting.

Pertarungan berlangsung cepat. Pemain harus mengarahkan karakter, melakukan skill shot, berpindah posisi, hingga merespons serangan lawan dalam waktu singkat.

POCO X8 Pro Series membawa layar AMOLED 1.5K dengan refresh rate 120 Hz. Tingkat touch sampling rate-nya mencapai 480 Hz, sementara melalui Game Turbo Mode dapat meningkat hingga 2.560 Hz.

Spesifikasi tersebut ditujukan untuk membuat respons terhadap sentuhan menjadi lebih cepat ketika pemain membutuhkan kontrol presisi dalam pertandingan.

Bagi pemain kompetitif, perbedaan respons sekecil apa pun bisa berpengaruh ketika pertandingan memasuki momen krusial.

FPS dan Battle Royale: Bukan Hanya Soal Frame Rate

Tantangannya berubah ketika masuk ke game seperti PUBG Mobile, Call of Duty: Mobile, atau Free Fire.

Game bergenre tactical FPS dan battle royale membutuhkan kemampuan perangkat untuk merender lingkungan permainan sekaligus mempertahankan frame rate ketika banyak pemain berada dalam satu area.

Pada POCO X8 Pro Max, performa ditopang chipset MediaTek Dimensity 9500s dengan arsitektur All Big Core dan kecepatan hingga 3,73 GHz. Perangkat ini juga menggunakan GPU Immortalis-G925.

Sementara POCO X8 Pro mengandalkan MediaTek Dimensity 8500-Ultra dengan GPU Mali-G720. Dalam materi produk, POCO menyebut performa grafisnya mengalami peningkatan hingga 25 persen.

Performa tersebut dipadukan dengan dukungan frame rate hingga 90fps dan 120fps, bergantung pada game dan pengaturan yang digunakan.

Pengalaman bermain juga tidak hanya ditentukan oleh visual. Sistem stereo speaker dengan volume boost turut dibawa untuk membantu pemain mengenali suara dalam permainan, termasuk arah langkah kaki lawan.

Open-World RPG: Ujian Panjang untuk Suhu dan Performa

Game seperti Genshin Impact, Honkai: Star Rail, dan Wuthering Waves menghadirkan tantangan berbeda.

Map luas dan grafis 3D yang terus diproses membuat perangkat harus bekerja dalam waktu panjang. Salah satu persoalan yang bisa muncul adalah peningkatan suhu yang kemudian berpengaruh terhadap performa.

POCO X8 Pro Series menggunakan sistem pendingin POCO 3D IceLoop berbasis LiquidCool. Sistem tersebut dirancang dengan area pembuangan panas yang besar untuk membantu menjaga suhu perangkat ketika digunakan menjalankan beban berat.

Selain pengelolaan panas, kecepatan penyimpanan juga berperan ketika pemain harus memuat berbagai aset berukuran besar.

POCO X8 Pro Series menggunakan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1 untuk mendukung proses tersebut.

Dengan kombinasi itu, perangkat tidak hanya dituntut kencang pada awal permainan, tetapi juga mampu mempertahankan pengalaman bermain ketika sesi berlangsung lebih lama.

Game Santai Pun Bisa Menguras Baterai

Tidak semua gamer mengejar frame rate tinggi atau bermain dalam pertandingan kompetitif.

Game simulasi dan sandbox seperti Roblox, TheoTown, hingga Last War juga bisa membuat layar menyala dalam waktu panjang. Pemain bisa berlama-lama membangun kota, mengatur strategi, memantau progres, atau berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya.

Untuk kebutuhan tersebut, daya tahan baterai menjadi bagian penting.

POCO X8 Pro Max dibekali baterai silikon-karbon berkapasitas 8.500 mAh, sedangkan POCO X8 Pro membawa kapasitas 6.500 mAh.

Keduanya juga didukung teknologi 100W HyperCharge untuk mempercepat pengisian daya.

Artinya, kebutuhan gamer bukan hanya soal seberapa tinggi performa yang bisa dikeluarkan smartphone, tetapi juga seberapa lama perangkat mampu menemani aktivitas tersebut.

Satu Seri untuk Beragam Gaya Bermain

Dari MOBA yang mengandalkan respons sentuhan, FPS dan battle royale yang membutuhkan frame rate stabil, sampai open-world RPG yang menguji kemampuan grafis serta sistem pendingin, setiap genre memiliki tuntutan berbeda.

POCO X8 Pro Series menempatkan sejumlah spesifikasi—mulai dari layar 120 Hz, touch sampling rate tinggi, chipset performa tinggi, sistem pendingin, RAM LPDDR5X, penyimpanan UFS 4.1, hingga baterai berkapasitas besar—sebagai jawaban untuk kebutuhan tersebut.

Pada akhirnya, pengalaman bermain game berat tidak hanya ditentukan oleh satu spesifikasi.

Performa harus berjalan bersama dengan layar yang responsif, suhu yang terjaga, penyimpanan yang cepat, serta daya tahan baterai. Kombinasi itulah yang menjadi medan persaingan smartphone ketika game mobile semakin mendekati pengalaman bermain di perangkat kelas konsol. (jas)

 

 

Related News
Recent News
image
Techno Xiaomi Luncurkan REDMI Note 17 Series, Bawa Baterai 10.000mAh dan REDMI Titan Quality
by Adrian Jasman2026-08-28 12:03:06

Xiaomi resmi meluncurkan REDMI Note 17 Series dengan baterai hingga 10.000mAh.

image
Techno BIGO Mid-Year Gala 2026 di Jakarta, 65 Kreator Indonesia Raih Penghargaan
by Adrian Jasman2026-08-24 15:26:34

BIGO Mid-Year Gala 2026 apresiasi 65 kreator Indonesia, Family INFERNO raih Global Top 1 Family.