Nihon M&A Center Holdings Dirikan AtoG Capital, Dorong M&A Lintas Batas Antara Jepang dan Industri UKM ASEAN

Yusuke Ojima-san - Nihon M&A Center/ Foto: HO

Perluasan investasi mereka ke pasar-pasar dengan pertumbuhan tinggi ini ditujukan agar perusahaan-perusahaan Jepang tidak hanya dapat mengurangi risiko yang terkait dengan fluktuasi ekonomi domestik tetapi juga memanfaatkan peluang-peluang baru untuk pertumbuhan jangka panjang dan perluasan pasar.

Secara statistik, masuknya investasi dari Jepang ke ASEAN telah menyoroti bahwa total perdagangan antara kedua belah pihak telah mencapai US$241,1 miliar pada tahun 2023, sementara total arus masuk Penanaman Modal Asing Langsung (FDI) dari Jepang ke ASEAN berjumlah US$14,5 miliar.

Dengan adanya inisiatif baru ini, melalui AtoG Capital Nihon M&A Center bertujuan untuk memberdayakan perusahaan-perusahaan ASEAN, khususnya perusahaan-perusahaan menengah (mid-cap) untuk mengeluarkan potensi penuh mereka di lanskap global.

Fokus investasi Jepang di kawasan ini meliputi antara lain industri seperti elektronik, otomotif, manufaktur, fintek.

Khususnya Indonesia, meskipun menghadapi tantangan global, Jepang tetap menjadi investor yang signifikan dengan suntikan sekitar US$4,63 miliar.

Terlebih, terdapat lebih dari 65 juta UMKM di Indonesia dan mereka berkontribusi terhadap pertumbuhan pendapatan sebesar 61 persen untuk Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Namun, hanya 15,7% dari UMKM yang berkontribusi terhadap eksposur global. Inisiatif ini kemudian selaras dengan program pemerintah negara tersebut dalam memberdayakan sektor tertentu sebagai tulang punggung posisi Indonesia sebagai ekonomi digital terkuat di kawasan tersebut.

Related News
Recent News
image
Business Jaga Napas, Jaga Keluarga: Pesan di Balik Kampanye Regional Pfizer
by Adrian Jasman2026-05-02 12:01:00

Kampanye Pfizer dorong kesadaran kesehatan pernapasan dewasa di Asia Tenggara.

image
Business Stop Burnout! Spill Rahasia Optimization Ruang Privat Biar Karier Makin Scalable
by Redaksi2026-04-30 20:54:31

Burnout bisa dipicu lingkungan tak kondusif, optimalkan ruang tinggal demi produktivitas maksimal.