Nama Aura Kasih Muncul Berulang dalam Pantun Ridwan Kamil, Pihak RK: Kan Paling Gampang Tuh Aura Kasih
Pantun Diucapkan Berulang Selama Bertahun-tahun
ARTIS - Kerap Ucap Pantun Sebut Aura Kasih, Ridwan Kamil Dituding Sisipkan Makna Tersirat? (Foto: Instagram @ridwankamil dan @aurakasih)
AVNMEDIA.ID - Kebiasaan Ridwan Kamil melontarkan pantun dalam berbagai acara resmi kembali menjadi sorotan publik.
Kali ini, perhatian warganet tertuju pada sejumlah pantun yang menyebut nama penyanyi Aura Kasih, yang dinilai sebagian netizen bukan sekadar permainan kata biasa.
Sorotan ini mencuat di tengah kabar keretakan rumah tangga Ridwan Kamil dan Atalia Praratya yang belakangan ramai diperbincangkan.
Pantun Diucapkan Berulang Selama Bertahun-tahun
Berdasarkan penelusuran warganet, pantun-pantun Ridwan Kamil tersebut tidak diucapkan dalam satu kesempatan saja.
Sejumlah rekaman memperlihatkan pantun serupa dilontarkan Ridwan Kamil dalam rentang waktu cukup panjang, yakni sejak 2021 hingga 2023.
Hal inilah yang kemudian memicu spekulasi, karena penyebutan nama yang sama dianggap terlalu sering dan tidak kebetulan.
Pantun yang Menyebut Nama Aura Kasih Kembali Viral
Salah satu pantun yang kembali ramai dibicarakan warganet berbunyi menyebut nama Aura Kasih.
"Aura Kasih pergi makan rendang. Atta Halilintar pergi makan bakso tulang. Terima kasih untuk masyarakat Sumedang. MTQ Jabar sukses dengan gemilang".
Pantun tersebut diucapkan Ridwan Kamil dalam sebuah acara resmi dan disambut riuh tepuk tangan para hadirin.
Tak berhenti di situ, pantun lain dengan penyebutan nama serupa juga kembali beredar luas di media sosial.
Muncul di Acara Berbeda, Publik Kian Bertanya-tanya
Dalam momen lain, Ridwan Kamil juga melontarkan pantun yang kembali menyebut nama Aura Kasih.
"Aura Kasih nampang di baliho. Konser Jumat di Cibiru. Terima kasih kami ucapkan ke Pak Nugroho. Sukses dan sehat di tempat yang baru".
Kemunculan pantun-pantun ini dalam berbagai kesempatan membuat sebagian warganet bertanya-tanya apakah ada makna tersirat di baliknya.
Antara Guyonan Khas Daerah dan Dugaan Makna Terselubung
Sebagian publik menilai pantun tersebut hanyalah bentuk guyonan khas Jawa Barat yang memang sering dimainkan dalam acara resmi.
Namun, tak sedikit pula yang mengaitkannya dengan isu pribadi Ridwan Kamil, terutama setelah kabar rumah tangganya ramai diperbincangkan.
Perbedaan sudut pandang inilah yang membuat pantun tersebut kembali menjadi bahan diskusi di media sosial.
Pihak Ridwan Kamil Buka Suara Soal Spekulasi
Menanggapi ramainya tafsir publik, pihak Ridwan Kamil akhirnya memberikan klarifikasi.
Wenda Aluwi menegaskan bahwa pantun-pantun tersebut tidak mengandung makna personal apa pun.
Menurutnya, pantun merupakan bagian dari budaya komunikasi masyarakat Jawa Barat yang lazim digunakan dalam berbagai situasi.
Pihak RK: “Kan Paling Gampang Tuh Aura Kasih”
Wenda menjelaskan bahwa penggunaan nama dalam pantun adalah hal yang lumrah dan kerap dipakai oleh banyak orang.
"Oh itu, kalau di Jawa Barat itu pantun dipakai sama semua orang ya. Semua orang pakai. Jadi sekarang di mana-mana kan paling gampang tuh Aura Kasih, terima kasih gitu kan ya," ujarnya.
Ia menegaskan tidak ada maksud khusus di balik pantun tersebut.
"Jadi saya rasa nggak ada yang spesial dengan itu. Semua orang pakai kok," tandasnya.
(apr)



