Nadin Amizah Comeback dalam Album Laika, Yang Ditinggalkan, Ini Profil dan Perjalanan Kariernya
Perjalanan Karier Nadin Amizah hingga Rilis Album Baru Ketiga
PROFIL - Profil dan Perjalanan Karier Nadin Amizah hingga Comeback Album Ketiga "Album Laika, Yang Ditinggalkan"/ Kolase: AVNMEDIA.ID
Album ini resmi dirilis pada 28 Agustus 2026 melalui label Sorai dan terdiri dari 11 lagu.
Konsep album terinspirasi dari kisah Laika, seekor anjing yang dikirim Uni Soviet ke luar angkasa pada 1957.
Dari kisah tersebut, Nadin mengembangkan narasi tentang cinta, rasa memiliki, pencarian rumah, kerinduan, dan kehilangan.
Sebelum merilis album secara penuh, Nadin membuka era terbarunya melalui “Moonlight” pada 7 Agustus 2026.
Lagu tersebut bukan karya yang sepenuhnya baru karena telah ditulis Nadin sejak SMA dan sebelumnya pernah dibawakan dalam sejumlah pertunjukan.
Kehadiran “Moonlight” menjadi menarik karena lagu yang lahir dari masa remaja Nadin tersebut kini menjadi bagian dari album ketiganya.
Lagu itu seolah menjadi penghubung antara perjalanan Nadin di masa lalu dan fase baru yang sedang ia jalani sebagai musisi.
Dalam pengerjaan album, Nadin juga berkolaborasi dengan sejumlah musisi dan produser.
Beberapa nama yang terlibat di antaranya Lafa Pratomo, Baskara Putra, Enrico Octoviano, Otta Tarega, dan Feby Putri.
Berbeda dari sekadar menghadirkan kumpulan lagu baru, Laika, Yang Ditinggalkan dibangun dengan benang merah emosional yang kuat.
Kisah Laika menjadi titik awal bagi Nadin untuk membicarakan perasaan ingin dicintai, memiliki tempat untuk pulang, sekaligus menghadapi kehilangan.
Daftar Lagu Laika, Yang Ditinggalkan
.webp)
Album ketiga Nadin Amizah ini berisi 11 lagu. Berikut daftar lengkapnya:
- Pesan Digital Seekor Anjing Dari Luar Angkasa
- Moonlight
- Kematian, Jika Aku Jadi Kekasihnya
- Reservasi Untuk Dua
- Tamu Berwajah Itu
- Amarah
- Putih Merana
- Take Him To The Moon For Me
- Ditemukan Sebuah Bangkai
- Langit Melepas Hujan
- Laika, Kau Mudah Dicinta
Kesebelas lagu tersebut menjadi bagian dari perjalanan emosional yang dirangkai Nadin dalam album terbarunya.
Tema tentang kerinduan, kesepian, kehilangan, luka, dan keinginan untuk menemukan rumah menjadi bagian dari cerita yang dibawa Laika, Yang Ditinggalkan.
Dengan dirilisnya Laika, Yang Ditinggalkan, comeback Nadin Amizah pada 2026 bukan sekadar kembalinya sang penyanyi setelah jeda perilisan album.
Karya ini menjadi babak baru dalam perjalanan musiknya sekaligus menunjukkan bagaimana Nadin terus mengembangkan cara bercerita melalui lagu.
Dari “Rumpang”, “Sorai”, dan “Bertaut” hingga Laika, Yang Ditinggalkan, Nadin konsisten menjadikan musik sebagai ruang untuk mengolah berbagai pengalaman dan emosi.
Kini, melalui 11 lagu dalam album terbarunya, ia kembali mengajak pendengar memasuki dunia musik yang lebih personal, emosional, dan penuh cerita. (tan)





