MSIG Indonesia Bikin Asuransi Perjalanan Makin Praktis, Kini Terintegrasi di Platform Travel
MSIG Indonesia Dorong Layanan Perlindungan Perjalanan Berbasis T
MSIG Indonesia melihat peluang besar dari meningkatnya mobilitas domestik. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan jumlah perjalanan wisatawan nusantara pada Februari 2026 mencapai sekitar 91,14 juta perjalanan, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya/ HO to Avnmedia.id
Tren Perjalanan Domestik Dorong Permintaan Layanan Asuransi
MSIG Indonesia melihat peluang besar dari meningkatnya mobilitas domestik.
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan jumlah perjalanan wisatawan nusantara pada Februari 2026 mencapai sekitar 91,14 juta perjalanan, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Tren ini menandakan bahwa kebutuhan perlindungan perjalanan tidak lagi terbatas pada perjalanan internasional, tetapi juga semakin relevan untuk perjalanan domestik sehari-hari.
Dalam konteks ini, layanan asuransi yang mudah diakses dan terintegrasi menjadi kunci untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Strategi B2B2C dan Peran Embedded Insurance
Secara regional, sekitar 60% distribusi asuransi perjalanan MSIG di Asia berasal dari model B2B2C, termasuk melalui kerja sama dengan maskapai dan platform perjalanan.
Kolaborasi dengan Ancileo memperkuat strategi ini dengan menghadirkan solusi embedded insurance yang lebih scalable dan fleksibel.
Ancileo sendiri telah berpengalaman lebih dari satu dekade di sektor perjalanan dan telah mendukung integrasi dengan berbagai mitra global seperti Scoot, Malaysia Airlines, dan Trip.com.





