Monash University Luncurkan Momentum Now: Terobosan Global dalam Pendidikan dan Riset

Inovasi Pendidikan dan Riset Kelas Dunia

MOMENTUM NOW - Melalui Momentum Now, Monash menyampaikan kisah perjalanan, sejarah, hingga visi masa depannya dengan cara yang lebih inspiratif dan terarah/ HO

AVNMEDIA.IDMonash University kembali menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi terdepan di dunia dengan peluncuran inisiatif Momentum Now, yang menjadi evolusi dari platform Change It.

Melalui Momentum Now, Monash menyampaikan kisah perjalanan, sejarah, hingga visi masa depannya dengan cara yang lebih inspiratif dan terarah.

Sejak berdiri pada tahun 1958, Monash secara konsisten menorehkan pencapaian luar biasa.

Terbaru, universitas ini berhasil naik ke peringkat ke-36 dunia dalam QS World University Rankings 2026, memperkuat statusnya sebagai salah satu universitas paling bergengsi secara global.

Deretan Pencapaian Strategis Monash University dalam Setahun Terakhir

Dalam 12 bulan terakhir, Monash mencatat berbagai pencapaian monumental di berbagai bidang riset dan pendidikan, antara lain:

1. Peresmian Kampus Alfred

Monash meresmikan Monash University Alfred, kampus yang mengintegrasikan riset, pendidikan, dan layanan klinis kelas dunia demi mendorong inovasi di bidang kesehatan.

2. Peluncuran Pusat Riset Anti-Kekerasan terhadap Perempuan

Monash mendirikan Australian Research Council Centre of Excellence for the Elimination of Violence Against Women, pusat penelitian pertama di dunia yang berfokus pada penghapusan kekerasan terhadap perempuan.

3. Investasi Besar untuk AI Superkomputer MAVERIC

Related News
Recent News
image
Business DANA Raih Penghargaan Komdigi sebagai Perusahaan Paling Aktif Laporkan Konten Ilegal
by Adrian Jasman2026-06-02 19:34:36

DANA meraih penghargaan Komdigi sebagai perusahaan paling aktif melaporkan konten ilegal.

image
Business SCG Catat Pertumbuhan EBITDA 17 Persen di Q1 2026, Perkuat Resiliensi Bisnis Hadapi Gejolak Global
by Adrian Jasman2026-05-29 19:53:52

SCG catat EBITDA Rp8,3 triliun di Q1 2026, didorong strategi efisiensi dan bisnis regional.