Luar Biasanya Pasar Daur Ulang Baterai EV China, Nilai Kini Tembus Rp1.170 Triliun
Daur ulang baterai EV China - Pasar daur ulang baterai di China berkembang pesat karena dua jalur utama pemrosesan. Pertama adalah cascade utilization, yakni pemanfaatan baterai bekas untuk fungsi sekunder seperti penyimpanan energi. Kedua, material recycling, yaitu pengambilan kembali logam penting
Di hulu, terdapat nama-nama raksasa seperti CATL, BYD, Shanxi Coking, hingga Yunnan Tin.
Di sektor tengah, perusahaan daur ulang seperti Huayou Cobalt, Ganfeng Lithium, dan GEM memegang peran penting dalam pengolahan material.
Sementara itu, sektor hilir diisi oleh perusahaan produsen material baterai dan metalurgi serbuk yang mengolah hasil daur ulang menjadi bahan baku baru.
Kapasitas Daur Ulang Terus Membengkak
Hingga 2024, tercatat 156 perusahaan di China telah mengantongi izin resmi untuk mengolah baterai lithium-ion bekas.
Total kapasitas pengolahan nominalnya mencapai 423,3 juta ton per tahun. Untuk baterai timbal-asam, kapasitas terdaftar bahkan menyentuh 1,47 miliar ton per tahun.
Besarnya kapasitas ini mencerminkan kesiapan China dalam menghadapi gelombang baterai EV pensiun dalam beberapa tahun ke depan.



