Lauren Jauregui Refleksikan Hidup Jelang 30 Tahun: Tak Perlu Jadi Orang Paling Keras pada Diri Sendiri
Lagu “Ego” Jadi Cerminan Perjalanan Batin
MUSIK - Lauren Jauregui, anggota grup Fifth Harmony (Foto: Instagram @laurenjauregui)
AVNMEDIA.ID - Menjelang usia 30 tahun, Lauren Jauregui membagikan refleksi personal tentang perjalanan hidup, kesehatan mental, dan cara ia belajar bersikap lebih lembut pada dirinya sendiri.
Penyanyi yang dikenal lewat grup Fifth Harmony itu mengaku kini tengah berada di fase hidup yang membantu Lauren Jauregui melihat banyak hal dengan sudut pandang baru.
Dalam wawancara eksklusif, Lauren Jauregui mengungkapkan bahwa memasuki dekade baru membuatnya lebih sadar akan pentingnya menciptakan ruang aman bagi diri sendiri, terutama di tengah dunia yang kerap terasa keras dan penuh tekanan.
Lauren Jauregui Sambut Usia 30 dengan Perspektif Baru
Lauren Jauregui, yang akan berusia 30 tahun pada 27 Juni mendatang, menyebut dirinya tengah berada dalam fase Saturn Return, sebuah istilah astrologi yang sering dikaitkan dengan masa refleksi dan perubahan besar dalam hidup seseorang.
Lauren Jauregui mengaku menantikan usia barunya dengan perasaan optimistis. Bagi Lauren, fase ini bukan tentang ketakutan akan bertambahnya usia, melainkan kesempatan untuk semakin mengenal diri sendiri dan menemukan arah hidup yang lebih autentik.
Belajar Tidak Terlalu Keras pada Diri Sendiri
Dalam refleksinya, Lauren Jauregui menyadari satu hal penting: selama ini ia cenderung bersikap terlalu keras pada dirinya sendiri.
Lauren Jauregui menilai, di tengah dunia yang sudah cukup kejam dan penuh tuntutan, seseorang tidak perlu lagi menjadi pengkritik paling keras bagi dirinya sendiri.
Kesadaran tersebut mendorong Lauren Jauregui untuk mulai membangun ruang aman secara emosional, tempat ia bisa menerima diri apa adanya tanpa tekanan berlebihan.
Menurut Lauren Jauregui, rasa aman dari dalam diri menjadi kunci agar seseorang bisa tumbuh dan berkembang dengan lebih sehat.
Menciptakan Ruang Aman untuk Bertumbuh
Lauren Jauregui percaya bahwa memberi ruang bagi diri sendiri untuk merasa ama, baik secara emosional maupun mental, akan membuka jalan bagi pertumbuhan yang lebih besar.
Lauren Jauregui menantikan bagaimana perubahan sikap ini akan membantunya berkembang, tidak hanya sebagai musisi, tetapi juga sebagai individu.
Bagi Lauren Jauregui, proses berdamai dengan diri sendiri adalah bagian penting dari perjalanan menuju kedewasaan, terutama saat memasuki fase hidup yang baru.
Lagu “Ego” Jadi Cerminan Perjalanan Batin
Selain berbagi refleksi hidup, Lauren Jauregui juga menyinggung karya terbarunya berjudul Ego.
Lagu tersebut Lauren Jauregui gambarkan sebagai karya bernuansa soft rock yang mengajak pendengarnya untuk lebih introspektif dan melepaskan ego demi menemukan koneksi yang jujur.
Melalui lagu tersebut, Lauren Jauregui ingin menyampaikan pesan bahwa setiap orang perlu sesekali berhenti, melihat ke dalam diri, dan membangun hubungan yang lebih tulus, baik dengan diri sendiri maupun dengan orang lain.
(apr)



