Kronologi Kontroversi Ha Young, Aktris Pemeran Our Sticky Love, dari Pernyataan soal Keluarga hingga Permintaan Maaf
Kronologi Kontroversi Ha Young, Aktris Drakor Our Sticky Love
AKTRIS KOREA - Kronologi Kontroversi Ha Young, Aktris Pemeran Our Sticky Love/ Kolase: AVNMEDIA.ID
Kontroversi juga berkembang hanya beberapa hari sebelum 15 Agustus, yang diperingati di Korea Selatan sebagai Gwangbokjeol atau Hari Pembebasan. Momentum tersebut membuat isu yang berkaitan dengan sejarah masa pendudukan Jepang mendapat perhatian lebih besar.
Meski demikian, penting untuk tidak menggeneralisasi pandangan seluruh masyarakat Korea Selatan.
Respons terhadap suatu catatan sejarah dapat berbeda, dan dalam kasus An Sang-ho sendiri terdapat perbedaan pandangan mengenai bagaimana sosok tersebut seharusnya dinilai.
Agensi Ha Young Sempat Membantah Tudingan
.webp)
Ketika pembahasan mengenai An Sang-ho semakin berkembang pada 10 Agustus, agensi Ha Young, Bistus Entertainment, memberikan klarifikasi.
Agensi mengonfirmasi bahwa An Sang-ho memang merupakan kakek buyut Ha Young. Namun, pihak agensi saat itu menyatakan bahwa tudingan mengenai aktivitas pro-Jepang yang beredar secara daring tidak berdasar.
Pernyataan tersebut kemudian menjadi sorotan setelah informasi mengenai catatan sejarah An Sang-ho kembali diperiksa.
Ayah Ha Young Buka Suara soal Sejarah Keluarga
.webp)
Di tengah kontroversi, ayah Ha Young turut memberikan penjelasan mengenai sosok An Sang-ho.
Dalam wawancara yang diberitakan pada 11 Agustus, ayah Ha Young menyampaikan permintaan maaf atas kekhawatiran yang muncul.
Ia menjelaskan bahwa keluarga selama ini tidak mengenal An Sang-ho sebagai sosok yang berpihak kepada Jepang.
Menurut penjelasan yang disampaikan keluarga, An Sang-ho pernah belajar kedokteran di Jepang dan memiliki hubungan dengan Pangeran Uihwa.
Ia disebut pernah memberikan perawatan kepada sang pangeran sebelum kemudian kembali ke Korea.
Ayah Ha Young juga menjelaskan latar belakang pernikahan An Sang-ho dengan perempuan Jepang berdasarkan cerita yang diwariskan dalam keluarga.
Penjelasan tersebut dimaksudkan untuk memberikan konteks mengenai bagaimana keluarga selama ini mengenal sosok An Sang-ho.
Namun, di saat yang sama, sang ayah menyatakan bahwa keluarga kini akan kembali mempelajari kehidupan An Sang-ho secara lebih teliti.
Penjelasan Ayah Ha Young Kembali Jadi Perhatian
.webp)
Pernyataan ayah Ha Young kemudian memunculkan pembahasan baru mengenai cara menjelaskan hubungan Jepang dan Korea pada masa tersebut.
Sejumlah laporan menyoroti penggunaan istilah yang berkaitan dengan aneksasi Jepang-Korea dalam penjelasan tersebut.
Hal ini membuat diskusi tidak hanya berfokus pada catatan mengenai An Sang-ho, tetapi juga pada bagaimana sejarah tersebut dijelaskan oleh keluarga Ha Young.
Meski begitu, inti dari pernyataan ayah Ha Young adalah bahwa keluarga selama ini memiliki pemahaman tersendiri mengenai kehidupan An Sang-ho dan kini bersedia memeriksa kembali informasi tersebut dengan lebih hati-hati.
Agensi Mengubah Pernyataan dan Meminta Maaf

Perkembangan penting berikutnya terjadi pada 11 Agustus.
Setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, Bistus Entertainment mengonfirmasi bahwa memang terdapat catatan yang mencantumkan An Sang-ho sebagai anggota dewan Daejeong Chinmokhoe pada 1916.
Agensi kemudian meminta maaf karena sebelumnya memberikan jawaban bahwa tudingan tersebut tidak berdasar tanpa melakukan verifikasi yang cukup.
Pihak agensi juga menyampaikan bahwa Ha Young merasa berat hati karena pembahasan mengenai sejarah keluarganya berkembang menjadi kontroversi.
Ha Young melalui agensi menyatakan akan lebih berhati-hati dan rendah hati dalam menghadapi situasi tersebut.





