Konser Encore NCT DREAM Banjir Air Mata, Tangisan Para Anggota Jadi Sinyal Perpisahan Mark Lee
Panggung terakhir Mark Lee Jadi Sinyal
KONSER - Tangisan anggota NCT DREAM di konser encore jadi pertanda kepergian Mark Lee dari grup/ Foto: X (@Wonny_0_0)
AVNMEDIA.ID - Keputusan Mark Lee untuk keluar dari NCT menjadi kabar mengejutkan bagi penggemar pada awal April 2026.
Setelah hampir sepuluh tahun berkarier, Mark mengakhiri kontrak eksklusifnya dengan agensi dan resmi menghentikan seluruh aktivitas bersama NCT.
Pengumuman ini langsung mengundang perhatian publik karena terjadi tidak lama setelah konser encore NCT DREAM di Seoul yang berakhir emosional tersebut.
Banyak penggemar kemudian menyoroti kembali momen tangisan para anggota NCT DREAM di atas panggung.
Kini, momen tersebut dianggap sebagai tanda perpisahan sebelum keputusan hengkang Mark diumumkan.
Momen Konser Terakhir Penuh Emosi
Sebelum pengumuman resmi tersebut, konser encore tur dunia “The Dream Show 4: Dream the Future” pada 29 Maret 2026 menjadi sorotan besar.
Dalam konser itu, Mark bersama beberapa anggota lain terlihat menangis saat tampil di atas panggung.
Tangisan para anggota NCT DREAM tersebut terjadi di tengah penampilan lagu, bukan saat sesi penutup, sehingga memicu spekulasi di kalangan penggemar.
Pada momen tersebut, Mark, Renjun, dan Haechan terlihat emosional saat membawakan lagu “Rainbow”.
Tak lama kemudian, anggota termuda Jisung juga ikut menangis hingga harus ditenangkan oleh anggota lain.
Situasi ini membuat suasana konser encore itu berubah haru, dengan para anggota saling merangkul sambil mencoba melanjutkan penampilan.
Banyak penggemar saat itu menganggap tangisan tersebut sebagai momen emosional biasa di konser penutup tur.
Namun, setelah pengumuman hengkangnya Mark, publik menilai bahwa reaksi emosional tersebut kemungkinan berkaitan dengan perpisahan yang sudah diketahui para anggota NCT DREAM sebelumnya.
Bahkan, beberapa laporan menyebut spekulasi tentang kepergian Mark mulai muncul sejak konser encore tersebut.
.webp)
Tangisan yang Kini Dianggap Pertanda
Setelah keputusan Mark keluar diumumkan, tangisan di konser encore itu kini dipandang sebagai perpisahan tidak langsung.
Penggemar menilai suasana emosional tersebut mencerminkan kedekatan para anggota Mark yang telah bersama sejak masa remaja.
Momen Jisung yang menangis juga disebut memperlihatkan dampak besar keputusan Mark terhadap formasi grup.
Kepergian Mark membuat NCT DREAM melanjutkan aktivitas dengan enam anggota.
Meski demikian, hubungan antar anggota Mark disebut tetap kuat dan penuh dukungan.
Konser encore tersebut akhirnya dikenang sebagai panggung terakhir yang memperlihatkan kebersamaan emosional sebelum Mark memutuskan untuk membuka babak baru dalam kariernya.
Pengumuman resmi menyebutkan bahwa kontrak Mark akan berakhir pada 8 April 2026 dan ia tidak lagi terlibat dalam seluruh unit NCT, termasuk NCT 127 dan NCT DREAM.
Langkah tersebut diambil Mark setelah diskusi panjang, sekaligus menutup perjalanan hampir satu dekade sejak debutnya pada 2016 bersama NCT.
Mark juga menyampaikan pesan emosional kepada penggemar dan menyebut keputusan itu sebagai awal baru dalam kariernya. (naf)





