Kisah Nadia Mohamed, Wali Kota Muslim Perempuan yang Bikin Sejarah di Amerika Serikat
Nadia Mohamed dan Sejarah Baru Perempuan Muslim di Politik AS
Foto: eurasiareview.com
Pengalaman sebagai bagian dari keluarga imigran kemudian ikut membentuk pandangannya mengenai pentingnya keterwakilan masyarakat dalam pemerintahan.
Keterlibatan Mohamed dalam kehidupan masyarakat St. Louis Park juga sudah berlangsung sebelum dirinya terpilih sebagai wali kota.
Ia pernah menjadi anggota Multicultural Advisory Committee selama empat tahun dan terlibat dalam berbagai kegiatan yang bertujuan memperkuat hubungan antarkomunitas di kota tersebut.
Setelah memenangkan pemilihan wali kota, Mohamed menyampaikan bahwa kemenangan tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi.
Baginya, keterwakilan di pemerintahan memungkinkan masyarakat dengan latar belakang berbeda melihat bahwa mereka juga memiliki tempat dalam proses pengambilan keputusan.
Dalam perjalanan politiknya, Mohamed juga menaruh perhatian pada persoalan yang berhubungan langsung dengan kehidupan warga.
Saat berkampanye untuk posisi wali kota, isu keamanan masyarakat dan keterjangkauan kepemilikan rumah menjadi beberapa hal yang ia soroti.
Kiprah Mohamed kemudian mendapat perhatian dari organisasi pemerintahan lokal. Pada 2024, ia menerima Emerging Leader Award dari League of Minnesota Cities.
Penghargaan tersebut diberikan kepada pejabat lokal yang menunjukkan kontribusi serta potensi kepemimpinan dalam pemerintahan daerah.
Mohamed juga masuk dalam daftar penerima Centennial Under 40 Impact Award dari National League of Cities pada 2024.
Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan terhadap kiprahnya sebagai pemimpin muda dalam pemerintahan lokal.





