Kenaikan Biaya Medis Bikin Masyarakat Khawatir, Allianz Dorong Evaluasi Proteksi Kesehatan
Inflasi_Medis_Picu_Kenaikan_Biaya_Kesehatan/ Allianz Indonesia
Tak hanya itu, data internal Allianz Indonesia periode 2020–2025 menunjukkan lonjakan signifikan rata-rata biaya per kasus sejumlah penyakit serius.
Penyakit jantung tercatat meningkat hingga 219 persen, stroke 169 persen, kanker 179 persen, DBD 183 persen, dan typhoid 116 persen.
Menurut Allianz, tren tersebut menjadi perhatian karena penyakit kritis seperti stroke, jantung, dan kanker kini tidak lagi hanya dialami kelompok usia lanjut, tetapi juga mulai banyak menyerang usia produktif.
Chief Product Officer Allianz Life Indonesia, Cheang Khai Au, mengatakan kenaikan biaya medis bukan hanya berdampak pada industri kesehatan, tetapi juga memengaruhi cara masyarakat mempersiapkan perlindungan finansial.
“Di tengah inflasi medis yang terus meningkat, Allianz berkomitmen membantu masyarakat tetap merasa aman dan terlindungi. Kami juga mengimbau nasabah untuk rutin meninjau manfaat perlindungan yang dimiliki agar tetap sesuai dengan kebutuhan kesehatan saat ini,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (22/5/2026).
Allianz mengingatkan masyarakat untuk mulai melakukan evaluasi perlindungan kesehatan secara berkala, memahami kembali cakupan polis yang dimiliki, hingga mempertimbangkan skema deductibles agar perlindungan tetap berkelanjutan dan biaya premi lebih terukur.





