Jumbo Melejit ke Posisi 6 Box Office Korea Selatan, Raup Pendapatan Rp 1,51 Miliar
Film JUMBO Duduki Posisi 6 di Box Office Korea Selatan
JUMBO - Film animasi JUMBO sukses menembus Top 10 di posisi keenam box office Korea Selatan/ Foto: X (@iPopBase)
AVNMEDIA.ID - Film animasi asal Indonesia, JUMBO, kembali mencatatkan capaian membanggakan di pasar internasional.
Kali ini, JUMBO berhasil menembus daftar Top 10 box office Korea Selatan dengan menduduki posisi keenam di tengah persaingan yang ketat.
Berdasarkan data perolehan terbaru, film tersebut mengumpulkan pendapatan sebesar US$89.722 atau sekitar Rp1,51 miliar jika dirupiahkan dengan kurs terbaru hari ini.
Pencapaian ini menjadi indikator awal yang positif atas respons penonton Korea Selatan terhadap film produksi anak bangsa tersebut.
Meski angka tersebut masih berpotensi bertambah, pencapaian ini sudah cukup menunjukkan daya saing JUMBO di pasar luar negeri.
Bersaing di Tengah Dominasi Film Lokal dan Impor
Industri perfilman Korea Selatan dikenal sebagai salah satu pasar paling kompetitif di Asia.
Film-film produksi lokal umumnya memiliki basis penggemar yang kuat dan loyal. Di sisi lain, film-film Hollywood serta rilisan internasional beranggaran besar juga rutin mendominasi layar bioskop.
Di tengah ketatnya persaingan tersebut, JUMBO mampu mengamankan posisi keenam dalam daftar film terlaris.
Pencapaian ini menjadi sorotan tersendiri karena film tersebut bukan berasal dari industri Korea Selatan, melainkan karya asli Indonesia.
Keberhasilan menembus enam besar menunjukkan bahwa JUMBO memiliki daya tarik yang mampu menjangkau audiens lintas negara.
Respons positif ini sekaligus mencerminkan adanya minat terhadap konten animasi dari Asia Tenggara, khususnya animasi Indonesia, di pasar Korea Selatan.
Pendapatan Awal Jadi Modal Pertumbuhan
Perolehan US$89.722 menjadi fondasi penting bagi perjalanan JUMBO di box office Korea Selatan.
Meski masih berada pada fase awal penayangan, angka tersebut membuka peluang pertumbuhan yang lebih besar dalam beberapa hari mendatang.
Dalam dinamika box office, konsistensi penjualan tiket menjadi faktor krusial.
Film yang mampu mempertahankan stabilitas jumlah penonton biasanya memiliki peluang lebih besar untuk bertahan lebih lama di tangga peringkat, bahkan merangkak naik.
Selain itu, momentum akhir pekan kerap menjadi periode penentu lonjakan pendapatan.
Jika tren positif terus berlanjut, bukan tidak mungkin JUMBO dapat memperkuat posisinya atau bahkan naik ke peringkat yang lebih tinggi dalam daftar box office.
Perluas Eksposur Film Indonesia di Kancah Global
Keberhasilan menembus Top 10 box office Korea Selatan mempertegas daya saing JUMBO di pasar global.
Capaian ini tidak hanya berdampak pada angka pendapatan, tetapi juga memperluas eksposur film tersebut di kancah internasional.
Prestasi ini menjadi sinyal positif bagi perfilman Indonesia yang semakin menunjukkan eksistensinya di luar negeri.
Dengan respons yang terus berkembang dan peluang peningkatan penonton di hari-hari berikutnya, JUMBO berpotensi memperpanjang performa impresifnya serta mencatatkan pencapaian yang lebih tinggi dalam waktu dekat. (sal)




