Jeffrey Epstein Tak Bantah Klaim Prince Andrew Berhubungan Seks dengan Virginia Giuffre, Email Terungkap
Email 2015 ungkap percakapan Epstein dan jurnalis
POTRET LAWAS - Prince Andrew, Virginia Roberts, dan Ghislaine Maxwell (Foto: MediaPunch Inc/Alamy Stock Photo)
AVNMEDIA.ID - Dokumen terbaru yang dirilis otoritas Amerika Serikat kembali menyeret nama Jeffrey Epstein, Prince Andrew, dan Virginia Giuffre ke dalam sorotan publik.
Sebuah email tahun 2015 yang dipublikasikan oleh Department of Justice menunjukkan Jeffrey Epstein tidak membantah klaim seorang jurnalis terkait dugaan hubungan seksual antara Prince Andrew dan Virginia Giuffre.
Temuan ini kembali memicu perhatian terhadap kasus lama yang selama bertahun-tahun menjadi kontroversi internasional, terutama karena Prince Andrew sebelumnya secara konsisten membantah pernah memiliki hubungan seksual maupun bertemu dengan Virginia Giuffre.
Email 2015 Ungkap Percakapan Jeffrey Epstein dan Jurnalis
Dalam email yang termasuk dalam kumpulan dokumen terbaru terkait Jeffrey Epstein, jurnalis Landon Thomas Jr. menyarankan Epstein untuk menjaga jarak dari Prince Andrew karena hubungan mereka dinilai memperpanjang sorotan media.
Pada saat itu, Thomas diketahui bekerja sebagai reporter keuangan di The New York Times.
Dalam percakapan tersebut, Thomas menyebut bahwa Prince Andrew “melakukan hubungan seksual suka sama suka” dengan Virginia Giuffre, yang saat itu disebut menggunakan nama gadisnya, Virginia Roberts.
Namun, dalam balasan email tersebut, Jeffrey Epstein tidak terlihat membantah ataupun mengoreksi pernyataan tersebut.
Hal ini menjadi perhatian karena Prince Andrew selama bertahun-tahun membantah tuduhan tersebut dan menyatakan tidak pernah bertemu Virginia Giuffre.
Bantahan Prince Andrew dan Kontroversi Wawancara BBC
Prince Andrew sebelumnya menyampaikan bantahannya dalam wawancara kontroversial tahun 2019 di program Newsnight milik BBC.
Dalam wawancara tersebut, Prince Andrew menyatakan tidak mengingat pernah bertemu Virginia Giuffre dan meragukan keaslian foto yang memperlihatkan keduanya bersama Ghislaine Maxwell.
Meski demikian, namanya tetap tercantum dalam gugatan yang diajukan Giuffre terhadap Jeffrey Epstein.
- Dokumen Hukum Rilis, Bill Gates Akui Menyesal Pernah Habiskan Waktu dengan Jeffrey Epstein
- Melinda French Kritik Mantan Suaminya Bill Gates Terkait Email Jeffrey Epstein yang Baru Terungkap: Membangkitkan Masa Menyakitkan
- Michelle Obama Tambah 10 Tindik Sekaligus! Mantan Ibu Negara Amerika Serikat Tampil Gaya Baru
Dalam gugatan itu, Virginia Giuffre menuduh dirinya diperdagangkan secara seksual kepada Prince Andrew saat masih berusia 17 tahun.
Pada tahun 2022, kasus tersebut berakhir melalui penyelesaian di luar pengadilan tanpa adanya pengakuan kesalahan dari pihak Prince Andrew.
Dampak Kasus dan Perkembangan Terbaru
Kasus Jeffrey Epstein telah menyeret banyak tokoh publik dan terus menjadi perhatian global bahkan setelah kematian Epstein pada 2019.
Sementara itu, Virginia Giuffre meninggal dunia akibat bunuh diri pada April 2025.
Memoarnya yang diterbitkan secara anumerta kembali menegaskan tuduhannya terhadap Prince Andrew.
Keluarga Virginia Giuffre menyebut rilis dokumen terbaru sebagai momen yang dianggap membenarkan perjuangan Virginia selama bertahun-tahun.
Mereka menyatakan bahwa pengungkapan dokumen tersebut memperkuat keyakinan bahwa tuduhan yang disampaikan Virginia Giuffre selama ini patut diperhatikan secara serius.
Kasus yang melibatkan Jeffrey Epstein, Prince Andrew, dan Virginia Giuffre hingga kini masih menjadi salah satu skandal paling disorot dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menyoroti kompleksitas hukum, kekuasaan, dan dampak jangka panjang bagi semua pihak yang terlibat.
(apr)
- Michelle Obama Tambah 10 Tindik Sekaligus! Mantan Ibu Negara Amerika Serikat Tampil Gaya Baru
- Melinda French Kritik Mantan Suaminya Bill Gates Terkait Email Jeffrey Epstein yang Baru Terungkap: Membangkitkan Masa Menyakitkan
- Dokumen Hukum Rilis, Bill Gates Akui Menyesal Pernah Habiskan Waktu dengan Jeffrey Epstein




