Jadi Kuda Hitam di Korea Selatan, Tim Senam Aerobik Indonesia Tembus Empat Besar Aerobic Korea Open 2026
Timnas Aerobic Indonesia - (kiri-kanan)_Kaleb Wisnu Christian, Wulan Septiani, Shakylla Azahra Wibowo dan Pelatih Fahmy Fachrezzy (Ist)
Evaluasi untuk Bidik Podium Internasional
Fahmy menjelaskan, hasil dari Aerobic Korea Open 2026 akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas atlet Indonesia.
Fokus pembinaan ke depan akan diarahkan pada penyempurnaan teknik gerakan, peningkatan nilai artistik, serta tingkat kesulitan koreografi agar mampu bersaing dengan negara-negara kuat seperti Korea Selatan, Jepang, dan Vietnam.
"Kami akan mempertajam eksekusi gerakan, meningkatkan artistik, dan menambah tingkat kesulitan agar lebih kompetitif di level internasional," ujarnya.
Harap Dukungan Pembinaan Jangka Panjang
Fahmy menilai Kaleb, Wulan, dan Shakylla saat ini berada pada usia emas atlet.
Karena itu, kesempatan bertanding di berbagai kejuaraan internasional sangat penting untuk meningkatkan pengalaman dan jam terbang mereka.
Ia optimistis dengan dukungan program sport science yang diterapkan, atlet Indonesia memiliki peluang besar untuk menembus podium internasional pada masa mendatang.
Namun demikian, Fahmy juga menyoroti masih minimnya kolaborasi pembinaan atlet secara nasional, khususnya dalam regenerasi atlet muda dan penyusunan program jangka panjang.
"Kami yakin dengan program sport science yang kami miliki, capaian yang lebih tinggi bukan hal yang mustahil. Namun pembinaan berkelanjutan dan dukungan program jangka panjang sangat dibutuhkan agar prestasi atlet terus berkembang," pungkasnya. (jas)





