Indonesia Lirik Inovasi Digital Estonia, Peluang Kerja Sama Maritim dan Transisi Hijau Menguat
Wakil Menteri Kemaritiman dan Sumber Daya Air Estonia Kristjan Truu / Ivo Panasjuk
AVNMEDIA.ID - Indonesia mulai melirik pengalaman digital Estonia sebagai referensi penguatan transformasi teknologi nasional.
Negara di kawasan Baltik itu juga menyatakan minat besar memperluas kerja sama dengan Indonesia, terutama di sektor modernisasi maritim dan percepatan transisi hijau.
Langkah ini dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan bilateral, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru, penurunan emisi, dan respons terhadap perubahan industri global.
Estonia Tawarkan Pengalaman Negara Digital Maju
Estonia dikenal sebagai salah satu negara dengan sistem digital paling maju di Eropa.
Hampir seluruh layanan publik di negara tersebut dapat diakses secara daring selama 24 jam penuh.
Model tata kelola digital itu dinilai berhasil meningkatkan efisiensi birokrasi, transparansi layanan, hingga kemudahan akses masyarakat.
Salah satu pusat inovasi Estonia adalah e-Estonia Briefing Centre, yang menampilkan bagaimana negara tersebut membangun infrastruktur digital terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan warga.
Ekosistem itu diperkuat oleh X-Road, sistem pertukaran data aman yang menghubungkan layanan pemerintah dan sektor swasta secara real-time.
Teknologi tersebut juga menopang program e-Residency Estonia, sebuah layanan yang memungkinkan warga negara asing mendirikan dan mengelola perusahaan berbasis Uni Eropa dari jarak jauh.
Tercatat, lebih dari 200 pengusaha Indonesia telah memanfaatkan program tersebut.
Peluang Dagang Indonesia-Uni Eropa Dinilai Kian Besar
Deputy Foreign Minister Estonia, Mariin Ratnik, menilai potensi kerja sama Indonesia dan Estonia masih sangat besar, khususnya di bidang inovasi digital, perdagangan, dan investasi.
Ia juga menyoroti pentingnya penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) yang diyakini mampu memperluas akses pasar kedua pihak.
“Perjanjian perdagangan bebas seperti IEU-CEPA semakin penting dalam lanskap global saat ini. Ini membuka peluang lebih luas bagi kedua pihak dan menjadi fondasi kuat kolaborasi ekonomi jangka panjang,” ujarnya dalam keterangan pers diterima Avnmedia.id hari ini.
Solusi Maritim Estonia Dinilai Relevan untuk Indonesia
Selain unggul di sektor digital, Estonia juga memperkuat inovasi di bidang maritim dengan menggabungkan teknologi dan keberlanjutan dalam operasional pelabuhan.
Di Port of Tallinn (Muuga Port), penerapan sistem Smart Port 4.0 seperti manajemen lalu lintas otomatis dan check-in digital berhasil mengurangi kemacetan serta mempercepat arus logistik.
Model ini dinilai relevan bagi pelabuhan besar di Indonesia, termasuk Tanjung Priok, yang menghadapi tantangan kapasitas dan efisiensi.
Sementara itu, perusahaan ShoreLink mengembangkan teknologi listrik dari darat ke kapal atau shore-to-ship power, yang memungkinkan kapal menekan emisi saat bersandar.
Perusahaan teknologi lainnya, Cybernetica, juga disebut memiliki pengalaman kuat dalam sistem pengawasan dan komunikasi aman. Teknologinya bahkan telah diterapkan di lebih dari 60 instalasi pelabuhan di Indonesia.
Estonia Siap Dukung Green Shipping Corridor
Deputy Secretary General on Maritime Affairs and Water Resources Estonia, Kristjan Truu, menegaskan kesiapan negaranya berbagi pengalaman kepada Indonesia.
“Momentum transisi hijau dan digital bersifat global. Estonia siap berbagi pengalaman implementasi green shipping corridors dan solusi digital aman yang relevan di kawasan Baltik maupun kepulauan Indonesia,” katanya.
Delegasi Bisnis Estonia Akan Datang ke Jakarta
Sebagai tindak lanjut, delegasi bisnis maritim dan teknologi Estonia dijadwalkan berkunjung ke Jakarta pada 27–28 April 2026.
Delegasi ini terdiri dari berbagai perusahaan dan institusi utama seperti:
- 5.0 Robotics
- Cybernetica
- Insta Globe Engineering
- SRC Group
- Port of Tallinn
- Marine Technology Competence Centre (MARTE)
- Varcus Solutions
- Dipperfox
- MindChip
Kunjungan tersebut bertujuan menjajaki peluang kemitraan konkret dalam digitalisasi pelabuhan, keberlanjutan maritim, serta modernisasi infrastruktur.
Indonesia Jadi Mitra Strategis di Asia Tenggara
Di tengah ekspansi Estonia ke Asia Tenggara, Indonesia dipandang sebagai mitra strategis utama berkat ukuran pasar yang besar dan potensi ekonomi tinggi.
Dengan keunggulan Estonia di bidang inovasi digital serta kekuatan Indonesia dalam skala pasar dan sektor maritim, kerja sama keduanya berpotensi menciptakan pertumbuhan baru di ekonomi digital dan industri pelayaran berkelanjutan.
Kolaborasi ini juga membuka peluang percepatan target net-zero emission Indonesia di sektor maritim dalam beberapa tahun ke depan. (jas)
- British International Investment Luncurkan British Climate Partners £1,1 Miliar, Fokus Dorong Transisi Energi Asia
- Palo Alto Networks Dorong Keamanan AI untuk Percepat Inovasi Bisnis di Indonesia
- SCG Tampilkan Capaian ESG Kuartal I 2026 di Momentum Hari Bumi, Fokus Lingkungan dan Pemberdayaan
- Sinar Mas Land Gelar World-Class Education Expo 2026, Tarik Lebih dari 1.000 Pengunjung





