IKEA

IKEA Indonesia Dukung Pameran Tyra Kleen, Gabungkan Desain Swedia dan Budaya Indonesia

Booth IKEA Indonesia dalam pameran Tyra Kleen di Jakarta/ HO to Avnmedia.id

AVNMEDIA.IDIKEA Indonesia memperkuat keterlibatannya dalam pertukaran budaya Swedia dan Indonesia melalui dukungan terhadap pameranTyra Kleen, A Swedish Artist Celebrating Indonesian Culture: A Journey Through Java & Bali 1919–1921” di Jakarta.

Pameran yang dibuka pada Selasa, 8 September 2026, tersebut menjadi bagian dari perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Swedia dan Indonesia.

Pembukaan pameran dilakukan oleh Putri Mahkota Victoria dari Swedia, diawali sambutan Duta Besar Swedia untuk Indonesia, H.E. Daniel Blockert, di UP at Thamrin Nine, Jakarta.

Bagi IKEA Indonesia, keterlibatan dalam pameran ini bukan sekadar menghadirkan produk. Perusahaan membawa perspektif desain Swedia ke dalam ruang yang mengangkat perjalanan dan karya seniman Swedia, Tyra Kleen, saat menjelajahi Jawa dan Bali pada 1919–1921.

IKEA Hadirkan Produk Pilihan

Dalam pameran tersebut, IKEA Indonesia menampilkan sejumlah produk yang telah dikurasi untuk berpadu dengan elemen seni dan budaya Indonesia.

Beberapa di antaranya adalah koleksi IKEA PS 2026, kursi POÄNG, lampu NYMÅNE, dan tikar SWAN.

IKEA Indonesia juga menghadirkan cushion cover yang melengkapi komposisi ruang melalui permainan material, bentuk dan warna.

Country Marketing Manager IKEA Indonesia, Muhammad Taufiqurrakhman, mengatakan hubungan Swedia dan Indonesia selama 75 tahun terus berkembang melalui budaya, kreativitas dan pertukaran gagasan.

“Melalui dukungan terhadap pameran Tyra Kleen, IKEA Indonesia ingin turut merayakan hubungan tersebut sekaligus menghadirkan perspektif Swedia dalam sebuah pengalaman yang berangkat dari cerita tentang Indonesia,” ujar Taufiqurrakhman.

Menurutnya, keterlibatan IKEA dalam pameran tersebut menjadi salah satu cara untuk mempertemukan perspektif desain Swedia dengan konteks budaya Indonesia.

Desain Swedia Bertemu Elemen Indonesia

Konsep tersebut terlihat dari kurasi produk IKEA yang memadukan berbagai material seperti kayu, rotan, kaca dan tekstil.

Permainan bentuk dan warna produk ditempatkan berdampingan dengan elemen pameran, menciptakan ruang yang mempertemukan karakter desain Swedia dan Indonesia.

Penggunaan material seperti rotan dan tikar juga menghadirkan elemen yang dekat dengan keseharian dan konteks budaya Indonesia.

Country Home Furnishing & Retail Design IKEA Indonesia, Ardan Hanafi, mengatakan desain selalu berkembang dari tempat, manusia dan kehidupan di sekitarnya.

“Desain selalu tumbuh dari tempat, orang, dan kehidupan di sekitarnya,” kata Ardan.

Ia menilai pertemuan berbagai perspektif dapat membuka kemungkinan baru dalam memahami bagaimana sebuah ruang digunakan sekaligus dirasakan.

“Bagi kami, pameran ini menjadi kesempatan untuk melihat desain bukan hanya sebagai bentuk, tetapi juga sebagai bagian dari percakapan tentang budaya dan kehidupan,” lanjutnya.

Pamerkan 30 Reproduksi Karya Tyra Kleen

Pameran Tyra Kleen sendiri diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Swedia di Jakarta.

Sekitar 30 reproduksi karya seni dan fotografi Tyra Kleen dipamerkan dalam acara tersebut. Karya-karya itu berasal dari koleksi Etnografiska Museet atau Museum of Ethnography di Stockholm.

Pameran membawa kembali karya Tyra Kleen ke Indonesia, negara yang pernah dikunjunginya dalam perjalanan melalui Jawa dan Bali pada 1919 hingga 1921.

Kehadiran IKEA kemudian menambah dimensi desain pada pameran yang mempertemukan seni, sejarah dan budaya tersebut.

Dua perspektif berbeda—desain Swedia dan elemen Indonesia—dihadirkan dalam satu ruang tanpa harus menghilangkan karakter masing-masing.

Masih Bisa Dikunjungi hingga 30 September

PameranTyra Kleen – A Swedish Artist Celebrating Indonesian Culture: A Journey Through Java & Bali 1919–1921” masih dapat dikunjungi hingga 30 September 2026.

Lokasi pameran berada di UPFinity Level 85, UP at Thamrin Nine, Autograph Tower, Jakarta.

Pameran dibuka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 21.00 WIB.

Pengunjung juga dapat mengikuti guided tour yang dijadwalkan pada 12, 13, 19, 20, 26 dan 27 September 2026.

Melalui pameran ini, hubungan Indonesia dan Swedia kembali menemukan ruang pertemuan—kali ini melalui seni, desain dan budaya. (jas)

 

Related News
Recent News
image
Business DANA Dorong Bisnis Beralih dari Hype AI ke Dampak Nyata, Produktivitas Naik 57%
by Adrian Jasman2026-09-07 21:28:25

DANA dorong bisnis fokus pada dampak AI, dengan produktivitas operasional meningkat hingga 57 persen

image
Business IdeaFest 2026 Usung “Re:Humanize”, Bahas Peran Manusia di Tengah Perkembangan AI
by Adrian Jasman2026-09-04 22:00:00

IdeaFest 2026 mengusung tema Re:Humanize, membahas peran manusia dan AI di era teknologi.