Galaxy S25 Laku Keras, Bisa Jadi Ancaman Baru iPhone!

GALAXY S25 dan iPhone 17 - Jika strategi ini konsisten, Galaxy S25 berpotensi menjadi pilihan flagship Android yang lebih stabil dan tahan lama—sekaligus menantang posisi iPhone di pasar premium/ X @sosuke_0311

AVNMEDIA.IDPenjualan Samsung Galaxy S25 menunjukkan pola yang tak biasa dan mulai menarik perhatian industri teknologi global.

Setelah sempat kehilangan momentum, permintaan terhadap flagship Samsung ini justru kembali melonjak di tengah siklus penjualannya.

Kondisi ini membuat Galaxy S25 disebut-sebut sebagai ancaman baru bagi dominasi iPhone milik Apple.

Pengamat sekaligus pembocor informasi Samsung, Ice Universe, mengungkap fenomena ini melalui media sosial X.

Menurutnya, lonjakan penjualan Galaxy S25 pada bulan ketujuh setelah rilis merupakan hal langka dalam sejarah seri Galaxy S.

Pola Penjualan Galaxy S25 Tak Lazim

Secara umum, ponsel flagship Android—termasuk seri Galaxy S—mengalami penjualan tinggi di awal rilis, lalu minat konsumen menurun dalam beberapa bulan berikutnya.

Pola ini terlihat jelas pada Galaxy S22, S23, hingga S24.

Galaxy S25 sebenarnya juga mengikuti pola serupa.

Penjualannya kuat di dua bulan pertama, lalu melemah.

Namun, yang mengejutkan, minat konsumen kembali meningkat secara signifikan beberapa bulan kemudian.

Ice Universe menilai kebangkitan penjualan di pertengahan siklus seperti ini jarang terjadi dan kemungkinan tidak sepenuhnya didorong oleh permintaan organik.

Diskon dan Strategi Samsung Diduga Jadi Pemicu

Lonjakan penjualan Galaxy S25 diduga dipicu oleh berbagai faktor eksternal, mulai dari pemangkasan harga, promo operator seluler, hingga permintaan dari segmen korporasi.

Tidak menutup kemungkinan Samsung sengaja mengatur strategi tersebut untuk menjaga daya tarik flagship-nya lebih lama.

Langkah ini dinilai mirip dengan strategi Apple yang memposisikan iPhone sebagai produk jangka panjang, bukan sekadar ponsel dengan siklus hype singkat.

Meski penjualan yang kembali meningkat ini tidak sepenuhnya murni dari permintaan pasar, kebangkitan Galaxy S25 tetap menjadi sinyal kuat bahwa Samsung berhasil memperpanjang usia komersial produknya.

 

Lebih dari Sekadar Diskon Biasa

Diskon agresif sejatinya bukan hal baru bagi seri Galaxy S.

Namun, pada generasi sebelumnya, potongan harga belum cukup untuk menghidupkan kembali minat pasar dalam jangka menengah.

Hal ini mengindikasikan adanya faktor lain yang berperan.

Strategi Samsung yang fokus pada penyempurnaan fitur inti dan pengalaman pengguna, alih-alih mengejar fitur sensasional setiap tahun, mulai dianggap menarik oleh konsumen.

Jika strategi ini konsisten, Galaxy S25 berpotensi menjadi pilihan flagship Android yang lebih stabil dan tahan lama—sekaligus menantang posisi iPhone di pasar premium.

Menanti Arah Galaxy S26

Meski demikian, Galaxy S25 bisa saja menjadi pengecualian. Kekuatan Samsung melawan iPhone baru bisa dipastikan jika Galaxy S26 menunjukkan pola penjualan serupa.

Menariknya, rumor menyebut Galaxy S26 bakal dirilis lebih lambat, dengan harga lebih tinggi dan peningkatan yang cenderung bertahap.

Kondisi ini diduga membuat sebagian konsumen memilih kembali ke Galaxy S25, yang kini dinilai lebih matang dan bernilai.

Jika tren ini berlanjut, Samsung berpotensi mengubah peta persaingan flagship global—dan iPhone mungkin tidak lagi sendirian di puncak pasar premium. (jas)

 

Related News
Recent News
image
Techno Daftar Harga Extreme Price POCO Januari 2026: Unlock Performa Gahar dengan Harga Ekstrem
by Adrian Jasman2026-01-08 22:25:57

POCO rilis cheat sheet awal 2026, bawa performa ekstrem dengan harga ekstrem murah.

image
Techno Laporan Palo Alto Networks: AI Justru Perluas Permukaan Serangan Cloud Secara Masif
by Adrian Jasman2026-01-08 17:45:30

AI memperluas serangan cloud. Laporan Palo Alto Networks ungkap 99% organisasi jadi target siber.