DRAMA KOREA

Ending IDOL I: Nyaris Sempurna atau Justru Kurang Memuaskan?

ENDING IDOL I - Salah satu kekhawatiran terbesar penonton adalah kemungkinan hilangnya identitas fangirl Maeng Se Na setelah ia “menjadi bagian” dari dunia idol. Untungnya, IDOL I tidak jatuh ke jebakan itu/ X @_unnie_daph

AVNMEDIA.ID -  Setelah enam pekan penuh misteri pembunuhan, intrik industri hiburan, dan romansa emosional, drama Korea IDOL I akhirnya mencapai garis akhir.

Episode finalnya datang dengan jawaban atas hampir semua konflik utama, lengkap dengan satu episode epilog sebagai penutup.

Namun, pertanyaannya kini: apakah ending IDOL I benar-benar sempurna, atau justru menyisakan rasa kurang?

Jawabannya tak hitam-putih. Ending ini nyaris sempurna—tapi bukan tanpa celah.

Peringatan: artikel ini mengandung spoiler!

Identitas Pembunuh Terungkap dengan Rapi

Sebagai drama misteri, IDOL I tentu harus menutup cerita dengan pengungkapan pelaku pembunuhan Woo Seung.

Twist bahwa Hye Joo (Choi Hee Jin) adalah pelaku di balik semuanya terasa mengejutkan, namun masuk akal.

Sejak awal, Hye Joo digambarkan sebagai mantan kekasih yang emosional dan ambigu.

Penonton dibuat ragu: obsesif, iya, tapi tampak tidak sepenuhnya jahat.

Bahkan relasinya dengan Do Ra Ik (Kim Jae Yeong) sempat diarahkan sebagai kisah cinta yang kandas karena waktu yang salah.

Ditambah lagi, sosok CEO Goldie Entertainment yang rakus dan manipulatif terlihat seperti “tersangka sempurna”.

Semua pengalihan ini membuat pengungkapan Hye Joo sebagai pelaku utama terasa memuaskan secara naratif.

Simpati pun benar-benar hilang ketika terungkap bahwa ia dengan sadar mencoba membunuh Jae Hee (Park Jeong Woo), bukan sekadar kecelakaan emosional.

 

Keadilan untuk Ayah Maeng Se Na: Penutup yang Layak

Perjuangan Maeng Se Na (Sooyoung) sebagai pengacara berakar dari trauma masa lalu: ayahnya dipenjara secara tidak adil hingga meninggal dunia.

Karena itu, keputusan finale untuk membuka kembali kasus sang ayah terasa sangat tepat secara emosional.

Sebelas episode sebelumnya banyak berputar pada perjuangan Do Ra Ik dan Se Na mencari kebenaran.

Maka ketika episode terakhir sepenuhnya memusatkan perhatian pada keadilan bagi ayah Se Na, penonton mendapat payoff yang pantas—tenang, emosional, dan relevan dengan karakter utamanya.

Redemption Arc Kwak Byeong Gyun: Datang di Waktu yang Tepat

Kwak Byeong Gyun (Jung Jae Kwang) mungkin bukan karakter paling disukai di awal.

Ia hadir sebagai rival sinis, penuh ambisi, dan kerap berada di sisi berlawanan dengan tokoh utama.

Namun perlahan, IDOL I mengupas latar belakangnya.

Terungkap bahwa ia bukan sosok jahat secara alami, melainkan anak yang hidup di bawah bayang-bayang ayah manipulatif.

Meski sempat mengecewakan karena memilih patuh, episode-episode akhir akhirnya memberinya ruang untuk menebus kesalahan.

Di finale, Byeong Gyun memilih melawan ayahnya dan mengikuti naluri sendiri.

Redemption arc ini mungkin tidak dramatis berlebihan, tapi justru terasa realistis dan manusiawi.

Comeback Gold Boys: Bahagia yang Pahit-Manis

Comeback Gold Boys menjadi salah satu momen emosional terbesar di akhir cerita.

Namun kebahagiaan itu terasa pahit-manis.

Woo Seung (An Woo Yeon), sosok yang paling berjuang mempertahankan grup, justru tidak bisa menyaksikan ulang tahun ke-10 Gold Boys dan pencapaian mereka setelah satu dekade.

Alih-alih sekadar fan service, momen ini menjadi komentar sunyi tentang pengorbanan di balik industri idol—bahwa tidak semua perjuangan berujung kebahagiaan yang bisa dirayakan bersama.

Fangirl Sejati Maeng Se Na: Tetap Utuh hingga Akhir

Salah satu kekhawatiran terbesar penonton adalah kemungkinan hilangnya identitas fangirl Maeng Se Na setelah ia “menjadi bagian” dari dunia idol.

Untungnya, IDOL I tidak jatuh ke jebakan itu.

Di episode final, Se Na tetap menjadi fangirl sejati. Meski memiliki pacar seorang idol yang bisa memberinya apa pun, ia tetap rela menunggu presale, berburu merchandise sendiri, dan menikmati prosesnya.

Drama ini seolah ingin menegaskan: menjadi fangirl bukan soal barang, tapi pengalaman dan rasa cinta itu sendiri.

Jadi, Ending IDOL I Sempurna atau Tidak?

Ending IDOL I nyaris sempurna dari sisi struktur cerita, emosi, dan konsistensi karakter.

Semua konflik utama ditutup dengan rapi, tanpa terasa terburu-buru.

Namun, bagi sebagian penonton, ending ini mungkin terasa terlalu aman—minim risiko, minim kejutan besar di detik terakhir.

Meski begitu, IDOL I memilih menutup cerita dengan ketenangan, bukan ledakan.

Dan untuk drama yang sejak awal berbicara tentang keadilan, cinta, dan luka yang tak selalu bisa disembuhkan, pilihan itu terasa masuk akal.

Bukan ending yang sempurna mutlak, tapi jelas bukan ending yang mengecewakan. (jas)

 

Related News
Recent News
image
Film Spoiler Episode 10 To My Beloved Thief: Konflik Batin Eun-jo ke Yi Yeol Makin Dalam
by Adrian Jasman2026-02-02 16:00:00

Spoiler To My Beloved Thief Episode 10, konflik batin Eun-jo ke Yi Yeol makin dalam dan penuh emosi.

image
Film 6 Drama Korea Pernah Diperankan Shin Hye-sun, Artis Utama di The Art of Sarah!
by Adrian Jasman2026-02-02 10:00:00

Shin Hye-sun siap main drama Netflix The Art of Sarah tayang 13 Februari 2026.