Ekspansi Besar AHI 2025: Tambah 27 Toko AZKO, Luncurkan NEKA, Targetkan Pertumbuhan 2026

Transformasi Bisnis Jadi Fondasi Pertumbuhan PT Aspirasi Hidup I

PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk Perkuat Ekspansi dan Portofolio Bisnis Tahun 2025/ HO to Avnmedia.id

AVNMEDIA.ID -   PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) (ACES) menutup tahun 2025 dengan langkah ekspansi dan transformasi bisnis yang signifikan.

Setelah lebih dari tiga dekade beroperasi di industri ritel nasional, perusahaan memperkuat fondasi pertumbuhan melalui pengembangan merek, perluasan jaringan toko, serta diversifikasi portofolio usaha.

Penguatan tersebut tercermin dari strategi ganda yang dijalankan AHI, yakni memperkuat merek AZKO sebagai lini utama sekaligus menghadirkan brand baru, NEKA, untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas.

Langkah ini diambil untuk menjaga relevansi perusahaan di tengah dinamika industri ritel yang semakin kompetitif.

Sepanjang 2025, AHI memperluas jangkauan bisnisnya dengan membuka 27 toko AZKO baru di berbagai wilayah Indonesia.

Ekspansi ini tidak hanya terfokus di Pulau Jawa, tetapi juga menyasar kota-kota di luar Jawa, termasuk sejumlah wilayah baru seperti Palu, Pematang Siantar, Palangka Raya, Bukittinggi, Kolaka, hingga Abepura dan Sorong di kawasan timur Indonesia.

Dengan tambahan tersebut, hingga akhir tahun 2025 AHI telah mengoperasikan total 265 toko AZKO yang tersebar di 90 kota.

Di saat yang sama, perusahaan mulai menggarap ceruk pasar baru melalui peluncuran NEKA, merek ritel yang menawarkan produk kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup dengan harga lebih terjangkau.

Kehadiran NEKA menjadi strategi AHI untuk menjangkau konsumen di wilayah yang belum sepenuhnya terlayani ritel modern, khususnya di luar pusat kota.

Sepanjang tahun lalu, jaringan NEKA telah mulai dibangun dengan pembukaan toko di wilayah Jabodetabek hingga Banten.

Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Gregory S. Widjaja, menyebut transformasi yang dilakukan sepanjang 2025 menjadi pijakan penting bagi arah pertumbuhan perusahaan ke depan.

Menurutnya, AZKO akan terus diperkuat agar semakin relevan dengan kebutuhan pelanggan, sementara NEKA dikembangkan sebagai kanal ekspansi baru dengan konsep yang lebih praktis dan terjangkau.

Tidak hanya fokus pada ekspansi bisnis, AHI juga memperkuat komitmen terhadap prinsip keberlanjutan melalui penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG).

Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah program pengelolaan limbah elektronik melalui BISA BAIK yang kini telah diperluas ke puluhan toko di berbagai kota.

Sejak diluncurkan, program ini berhasil mengumpulkan lebih dari enam ton limbah elektronik sebagai bagian dari upaya mengurangi dampak pencemaran lingkungan.

Di sisi sosial, perusahaan menjalankan program AZKO Berbagi Cahaya dengan menyalurkan ribuan lampu LED hemat energi ke masyarakat, fasilitas umum, hingga rumah ibadah di berbagai daerah.

Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi energi, tetapi juga mendorong edukasi gaya hidup ramah lingkungan, terutama di wilayah di luar pusat kota.

Komitmen lingkungan AHI juga diwujudkan melalui penanaman ribuan pohon di sejumlah lokasi strategis serta distribusi bibit pohon kepada masyarakat.

Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menekan emisi karbon sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.

Dalam aspek tata kelola, AHI mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dengan mengacu pada standar ASEAN Corporate Governance Scorecard.

Pendekatan ini memperkuat posisi perusahaan dalam menjaga praktik bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Konsistensi tersebut turut mengantarkan AHI kembali meraih penghargaan Indonesia’s Best Managed Companies 2025 dari Deloitte Private untuk keempat kalinya.

Memasuki tahun 2026, AHI menyiapkan langkah ekspansi lanjutan yang lebih agresif.

Perusahaan menargetkan pembukaan puluhan toko baru, baik untuk AZKO maupun NEKA, dengan fokus pada kota lapis kedua dan ketiga.

Selain itu, AHI juga akan memperkuat inovasi produk, termasuk pengembangan kategori smart home dan smart kitchen, serta melanjutkan program pembaruan toko untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.

Dari sisi kinerja, AHI membidik pertumbuhan penjualan pada kisaran menengah hingga tinggi satu digit, dengan dukungan belanja modal yang dialokasikan untuk ekspansi dan penguatan infrastruktur operasional.

Strategi omnichannel juga terus diperluas, termasuk melalui pemanfaatan live streaming untuk meningkatkan interaksi dengan pelanggan sekaligus mendorong pertumbuhan di kanal digital.

Transformasi dan ekspansi yang dijalankan sepanjang 2025 hingga rencana agresif di 2026 menunjukkan upaya AHI untuk tetap adaptif dalam menghadapi perubahan pasar.

Dengan kombinasi strategi bisnis dan komitmen keberlanjutan, perusahaan berupaya menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah persaingan industri ritel yang semakin ketat. (jas)

 

Related News
Recent News
image
Business Upbit Indonesia Akselerasi Literasi Blockchain Lewat Web3 on Campus, Jangkau 1.000 Mahasiswa
by Adrian Jasman2026-02-25 12:38:56

Upbit gelar Web3 on Campus, edukasi blockchain dan kripto ke 1.000 mahasiswa di 4 kota.

image
Business Survei Bakolan: 67% UMKM Marketplace Siap Agresif Hadapi Ramadan 2026, Diskon Jadi Senjata Utama
by Adrian Jasman2026-02-23 23:00:42

67% UMKM marketplace siap agresif hadapi Ramadan 2026, diskon jadi strategi utama.