Daya Beli Lesu, UMKM Tak Bisa Terus Andalkan Diskon: Saatnya Pangkas Rantai Pasok
Di tengah kondisi ekonomi 2026 yang masih menantang, UMKM perlu melihat persoalan dari sisi yang berbeda: bukan sekadar bagaimana menjual lebih murah, tetapi bagaimana mendapatkan stok dengan harga yang lebih efisien/ HO to Avnmedia.id
Konsumen mendapatkan lebih banyak pilihan produk dengan harga kompetitif.
Di sisi lain, risiko barang menjadi tidak terpakai juga dapat ditekan.
Model seperti ini sekaligus membuka ruang bagi praktik bisnis yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Kebijakan Perlu Diikuti Efisiensi dari Sisi Pelaku Usaha
Pemerintah juga terus mendorong penguatan UMKM melalui berbagai kebijakan.
Salah satunya melalui Peraturan Menteri UMKM Nomor 3 Tahun 2026, yang mendorong potongan biaya layanan marketplace bagi pelaku usaha lokal.
Namun, dukungan dari sisi kebijakan perlu berjalan beriringan dengan pembenahan internal pelaku usaha.
Sebab, jika biaya memperoleh stok masih tinggi, ruang keuntungan tetap akan terbatas meskipun penjualan berhasil ditingkatkan.
UMKM pada akhirnya perlu melihat bisnis secara lebih menyeluruh: bukan hanya bagaimana menjual, tetapi juga bagaimana membeli.
Kompetisi UMKM Bukan Lagi Sekadar Perang Harga
Daya beli yang lesu memang membuat harga menjadi semakin sensitif.
Namun, respons terhadap kondisi tersebut tidak harus selalu berupa diskon.
Ada ruang yang bisa diperbaiki dari sisi hulu: sumber barang, rantai distribusi, dan harga modal.
Ketika harga modal lebih efisien, pelaku UMKM memiliki ruang lebih besar untuk menentukan strategi penjualan.
Karena itu, persaingan bisnis ke depan bukan hanya soal siapa yang berani menjual paling murah.
Tetapi siapa yang paling cerdas mendapatkan barang dengan harga yang tepat.
Margin yang sehat tidak selalu dimulai dari menaikkan harga jual.
Ia bisa dimulai dari menurunkan harga modal. (jas)
- Pocky Rayakan 60 Tahun, Hadirkan Kemasan Baru dan Formula Cokelat untuk Gen Z
- Japfa Terapkan Workday di Indonesia, Transformasi HR Disiapkan untuk Ekspansi ke 5 Negara Asia
- FedEx Luncurkan Export Challenge untuk Bantu UMKM Indonesia Tembus Pasar Global
- Mandalika Aktif 270 Hari Setahun, Apa yang Terjadi di Balik Layar Sirkuit?





