Artis Hollywood

Dari Miley Cyrus hingga Sabrina Carpenter, Ini Jejak Dolly Parton di Musik Generasi Baru

Pengaruh Dolly Parton pada Musisi Perempuan Gen Z

Dolly Parton bersama Sabrina Carpenter & Miley Cyrus / Kolase: AVNMEDIA.ID

AVNMEDIA.ID - Dolly Parton dikenal sebagai salah satu legenda terbesar dalam sejarah musik country. Namun, pengaruhnya tidak berhenti pada generasi yang tumbuh bersama lagu-lagu klasiknya.

Sejumlah musisi wanita dari generasi yang lebih muda juga memiliki hubungan dengan Parton, baik melalui kolaborasi, penghormatan terhadap karyanya, maupun hubungan personal.

Nama seperti Miley Cyrus, Beyoncé, dan Sabrina Carpenter menjadi contoh bagaimana karya Dolly Parton terus menemukan ruang di tengah musik populer masa kini.

Salah satu hubungan paling kuat terlihat dari kedekatan Parton dengan Miley Cyrus.

Cyrus merupakan anak baptis Parton dan telah mengenal sang legenda sejak masih kecil. Hubungan tersebut kemudian berkembang menjadi kerja sama dalam berbagai proyek hiburan dan musik.

Parton bahkan tampil sebagai Bibi Dolly dalam serial Hannah Montana, yang dibintangi Cyrus. Kehadiran Parton dalam serial tersebut menjadi salah satu momen yang memperlihatkan kedekatan keduanya kepada publik.

Di dunia musik, Parton dan Cyrus pernah berkolaborasi dalam lagu “Rainbowland”. Lagu tersebut masuk ke album Younger Now milik Cyrus yang dirilis pada 2017. Keduanya juga pernah tampil bersama membawakan “Jolene”, salah satu lagu Parton yang paling terkenal.

“Jolene” sendiri merupakan salah satu karya Parton yang paling berhasil melewati batas generasi.

Lagu tersebut pertama kali dirilis pada 1973 dan hingga kini masih dinyanyikan kembali oleh musisi dari berbagai latar belakang.

Beyoncé menjadi salah satu penyanyi yang membawa “Jolene” kepada pendengar generasi baru.

Dalam album Cowboy Carter yang dirilis pada 2024, Beyoncé memasukkan versinya sendiri dari lagu tersebut.

Parton turut terlibat dalam proyek tersebut melalui bagian “Dolly P”, yang menjadi pengantar menuju “Jolene”. Nama Parton juga tercatat dalam lagu “Tyrant” pada album tersebut.

Kehadiran Parton di Cowboy Carter menjadi pertemuan menarik antara legenda country dengan salah satu penyanyi terbesar musik kontemporer.

Album tersebut memperkenalkan kembali unsur-unsur musik country kepada pendengar yang lebih muda melalui sudut pandang Beyoncé.

Hubungan lain yang tidak kalah menarik terjadi antara Parton dan Sabrina Carpenter.

Pada 2025, Parton bergabung dengan Carpenter dalam versi baru lagu “Please Please Please”.

Lagu tersebut awalnya merupakan salah satu karya populer Carpenter yang dirilis pada 2024.

Kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana Parton tetap dapat bekerja dengan musisi muda tanpa kehilangan karakter khasnya.

Dalam prosesnya, Parton juga meminta perubahan pada bagian lirik tertentu sebelum versi kolaborasi tersebut dirilis.

Bagi Sabrina Carpenter, keterlibatan Parton memberikan sentuhan country pada lagu yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu karya popnya.

Bagi Parton, kolaborasi tersebut menjadi contoh lain bagaimana musiknya dapat terhubung dengan generasi baru.

Selain kolaborasi langsung, koleksi lagu Dolly Parton juga terus mendapatkan perhatian melalui berbagai versi dan penampilan ulang.

Beberapa lagu seperti “Jolene”, “9 to 5”, “I Will Always Love You”, dan “Coat of Many Colors” merupakan beberapa karya yang menjadi bagian penting dari katalog musiknya.

“I Will Always Love You” bahkan memiliki perjalanan yang sangat panjang. Lagu tersebut ditulis dan direkam pertama kali oleh Parton sebelum kemudian menjadi sangat populer melalui versi Whitney Houston.

Warisan Parton juga tidak hanya berkaitan dengan musik. Ia dikenal sebagai penyanyi, penulis lagu, aktris, pengusaha, dan filantropis.

Kemampuannya membangun karier sambil mempertahankan identitas pribadi menjadi salah satu alasan mengapa namanya tetap relevan hingga sekarang.

Koneksi dengan musisi wanita generasi muda memperlihatkan bahwa pengaruh Parton terus berkembang.

Miley Cyrus memiliki hubungan personal sekaligus musikal dengannya. Beyoncé membawa “Jolene” ke dalam proyek musiknya sendiri, sedangkan Sabrina Carpenter bekerja langsung dengan Parton dalam versi baru “Please Please Please”.

Dengan demikian, koleksi lagu Dolly Parton bukan sekadar peninggalan dari era musik country masa lalu. Lagu-lagu tersebut terus mendapatkan kehidupan baru melalui suara musisi dari generasi berikutnya.

Bagi pendengar muda, nama Dolly Parton mungkin pertama kali muncul bukan dari rekaman asli tahun 1970-an, melainkan melalui Miley Cyrus, Beyoncé, Sabrina Carpenter, atau berbagai versi lagu yang tersedia di platform musik modern.

Di situlah kekuatan warisan Dolly Parton terlihat. Karyanya mampu melewati perubahan zaman dan genre, sekaligus tetap relevan ketika dibawakan atau diperkenalkan kembali oleh musisi wanita dari generasi berbeda. (san)

Related News
Recent News
image
Music Daftar 4 Girl Group Kpop yang Resmi Debut di Jepang Sepanjang 2026
by Nur Jayanti2026-08-13 16:09:30

Simak GPP hingga Hearts2Hearts yang resmi debut di Jepang sepanjang tahun 2026 ini

image
Music Hearts2Hearts Resmi Debut di Jepang Lewat Single "Iconic Heart"
by Nur Jayanti2026-08-13 15:48:24

Hearts2Hearts umumkan debut Jepang lewat single Iconic Heart pada 12 Agustus 2026, tandai era baru