Dampak Kenaikan PPN Dinilai Bisa Meluas, Akademisi Usul Pemerintah Fokus Pajaki Pengusaha Besar

Purwadi Purwoharsojo, Dosen Universitas Mulawarman Samarinda/ HO

Fenomena ini, menurut Purwadi, tidak hanya terjadi di Kaltim, tetapi juga di berbagai daerah lain.

"Contohnya, harga tempe yang awalnya Rp10.000 kini ukurannya diperkecil menjadi setengahnya dengan harga Rp5.000," tambahnya.

Purwadi juga menilai bahwa rendahnya pajak kendaraan di Kaltim wajar mengingat populasi dan jumlah kendaraan yang tidak sebesar di Jawa.

"Kaltim cuma punya sekitar 4 juta penduduk. Kalau dibandingkan dengan Jawa, yang hampir separuh penduduk Indonesia ada di sana, jelas kondisinya beda," ungkapnya.

Namun, Purwadi mengingatkan bahwa dampak kenaikan PPN ini lebih luas daripada sekadar pajak kendaraan.

Distribusi bahan pangan seperti beras, sayur, kedelai, dan telur menjadi lebih mahal akibat biaya transportasi yang meningkat.

"Transportasi jadi isu besar. Ketika solar langka, pengiriman barang yang seharusnya dua hari bisa molor hingga lima hari. Semua ini ujung-ujungnya membebani konsumen," katanya.

Related News
Recent News
image
Business JumpStart Raup Pendanaan Series C, Siap Perluas Vending Machine AI di Indonesia
by Adrian Jasman2026-05-21 12:34:15

JumpStart raih pendanaan Series C untuk ekspansi vending machine AI dan retail otomatis.

image
Business Proposisi Brand Baru BCA Syariah “Sahabat Berkahmu”: Apa Artinya untuk Nasabah?
by Adrian Jasman2026-05-15 19:00:00

BCA Syariah luncurkan “Sahabat Berkahmu”, brand baru yang lebih dekat dengan nasabah.