Cuma Dua Gol di 2025 (Sejauh Ini) - Ada yang Salah dengan Cole Palmer di Chelsea? 

Cole Palmer dalam selebrasi golnya/ IG @colepalmer10

AVNMEDIA.ID – Ketika Cole Palmer bergabung dengan Chelsea dari Manchester City pada musim panas 2023 dengan harga €47 juta (sekitar Rp 802 Miliar) , tak banyak yang menduga ia akan memberikan dampak besar di Stamford Bridge.

Saat itu, Cole Palmer baru berusia 20 tahun dan hanya bermain 1.483 menit di tim utama Pep Guardiola di semua kompetisi.

Beberapa orang bahkan mempertanyakan apakah Chelsea telah membayar terlalu mahal untuk pemain yang minim pengalaman di level senior.

Namun, sejak bergabung, Palmer telah menjelma menjadi salah satu pemain terbaik di Premier League, bahkan di dunia. Hal ini membuat nilai pasarnya melonjak dari €18 juta (Rp 307 Miliar) menjadi €130 juta (sekitar Rp 2,2 Triliun).

Sayangnya, performanya belakangan ini mengalami penurunan drastis, seiring dengan merosotnya performa Chelsea.

Sejak akhir Desember, Chelsea yang sempat berada di posisi kedua kini turun ke peringkat ketujuh dan menghadapi tantangan besar untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Salah satu faktor yang menyebabkan keterpurukan ini adalah menurunnya kontribusi Palmer.

Jika di awal musim hingga Desember ia mencatatkan 18 kontribusi gol, pada tahun 2025 ia hanya mampu mencatatkan dua kontribusi gol dalam delapan pertandingan sejauh ini.

Apa Penyebab Penurunan Performa Cole Palmer?

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa penurunan statistik ini masih dalam rentang waktu yang relatif singkat. Tidak ada yang meragukan bahwa Palmer bisa bangkit dan kembali menunjukkan performa terbaiknya sebelum musim berakhir. Namun, saat ini penurunannya sudah melewati sekadar "penurunan sesaat".

Pada kekalahan 2-1 Chelsea melawan Aston Villa, ada momen ketika Palmer terlihat kesal dengan Christopher Nkunku setelah memberikan umpan yang terlalu kencang hingga bola keluar lapangan. Dalam situasi tersebut, kemungkinan besar kekesalan Palmer bukan karena Nkunku, melainkan karena ia kehilangan partner utamanya, Nicolas Jackson.

Jackson dan Palmer memiliki kerja sama yang kuat di lini serang Chelsea. Jackson telah memberikan empat assist untuk Palmer di Premier League musim ini. Namun, sejak Jackson mengalami cedera hamstring pada awal Februari, performa Palmer ikut terdampak.

Statistik menunjukkan betapa besar pengaruh kehadiran Jackson bagi Palmer.

Dalam 53 pertandingan yang mereka jalani bersama, Palmer mencetak 34 gol dan memberikan 17 assist, dengan rata-rata 0,64 gol per pertandingan dan 0,33 assist per pertandingan. Namun, dalam enam laga tanpa Jackson, angka tersebut turun menjadi 0,33 gol per pertandingan dan 0 assist.

Meski begitu, tidak bisa sepenuhnya menyalahkan absennya Jackson atas menurunnya performa Palmer.

Secara keseluruhan, sejak pekan ke-15 Premier League, Palmer memang mulai kesulitan mempertahankan performa terbaiknya. Ia kini sudah lima pertandingan berturut-turut tanpa mencetak gol atau assist.

Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, juga menyoroti situasi ini usai kekalahan dari Aston Villa.

"Cole adalah pemain hebat. Dia punya peluang, tapi gagal memanfaatkannya. Namun, kami yakin dia akan tetap bahagia di Chelsea, dan kami juga akan senang memilikinya. Kami tidak bisa selalu bergantung pada Cole di setiap pertandingan. Kami butuh seluruh tim untuk tampil baik," kata Maresca melansir dari Transfermarkt.

Performa Palmer mencerminkan kondisi Chelsea secara keseluruhan. Awal musim ini, ia menandatangani kontrak jangka panjang selama sembilan tahun yang mengikatnya di klub hingga 2033. Saat ini, Palmer harus menerima kenyataan bahwa performanya belum sesuai dengan standar tinggi yang ia tetapkan sendiri.

Namun, setiap pemain hebat pasti pernah mengalami masa sulit. Saat ia sedang kesulitan, ia membutuhkan dukungan dari rekan setimnya. Ia telah menciptakan 32 peluang dalam 14 pertandingan terakhir, tetapi tidak satu pun yang berujung assist.

Bagi pemain sekelas Palmer, menjalani satu musim lagi tanpa bermain di Liga Champions tentu bukan hal yang ideal. Jika ingin membawa Chelsea kembali ke kompetisi elite Eropa, ia harus segera menemukan kembali performa terbaiknya. (jas)

Related News
Recent News
image
Trending Jadi Kuda Hitam di Korea Selatan, Tim Senam Aerobik Indonesia Tembus Empat Besar Aerobic Korea Open 2026
by Adrian Jasman2026-06-21 09:12:18

Tim Merah Putih berhasil tampil sebagai kuda hitam dan menembus posisi empat besar di sejumlah nomor

image
Trending Siapa Chelsie Monica? Berikut Profil Seorang Pecatur asal Balikpapan yang Bikin Magnus Carlsen Tumbang di Hong Kong
by Intan Thania2026-06-19 13:46:10

Chelsie Monica, Seorang Pecatur Asal Balikpapan Berhasil Mengalahkan Magnus Carlsen di Hongkong.