Canva Luncurkan AI Canva 2.0, Ubah Total Cara Desain dan Alur Kerja Digital
Peluncuran AI Canva 2.0 - Sejak awal, Canva dikenal sebagai platform desain berbasis drag-and-drop yang menyederhanakan proses kreatif. Kini, dengan AI Canva 2.0, perusahaan membawa lompatan besar: mengubah Canva menjadi platform agen percakapan (conversational AI platform) yang mampu mengeksekusi i
3. Kecerdasan Berbasis Objek
Fitur ini memungkinkan pengguna mengedit elemen tertentu tanpa merusak keseluruhan desain.
Penggantian teks, gambar, atau font bisa dilakukan secara presisi, sementara struktur desain tetap terjaga seperti hasil kerja manual profesional.
4. Memori Lestari (Persistent Memory)
AI Canva akan mempelajari gaya kerja pengguna dari waktu ke waktu, termasuk preferensi brand, layout, hingga tone visual.
Hasilnya adalah pengalaman desain yang semakin personal dan konsisten di setiap proyek.
Canva Kini Menjadi Platform Alur Kerja Digital
Lebih dari sekadar desain, Canva AI 2.0 kini berfungsi sebagai workflow engine terpadu yang menghubungkan berbagai proses kerja dalam satu platform.
Integrasi Konektor Aplikasi
Canva kini dapat terhubung dengan berbagai tools seperti Slack, Gmail, Google Drive, Zoom, Notion, hingga HubSpot, memungkinkan pengguna mengubah email, chat, atau dokumen menjadi konten siap pakai secara otomatis.
Fitur Penjadwalan Otomatis
Pengguna dapat mengatur tugas berulang seperti pembuatan konten mingguan yang berjalan otomatis di latar belakang, bahkan saat offline.
Riset Web Otomatis
AI Canva mampu mengumpulkan data dan statistik dari web untuk langsung dimasukkan ke dalam desain, laporan, atau presentasi bisnis.
Brand Intelligence
Sistem ini memastikan semua desain tetap konsisten dengan identitas brand, termasuk warna, font, dan gaya visual secara otomatis.





