Canva

Canva Code 2.0 Resmi Hadir di Indonesia, Kini Bisa Bikin Website hingga Game Tanpa Harus Bisa Coding

Canva mengungkapkan penggunaan fitur AI dalam platformnya terus meningkat. Hingga kini, berbagai layanan AI Canva telah digunakan lebih dari 32 miliar kali, sementara lebih dari 500 juta desain dibuat menggunakan teknologi AI/ HO to Avnmedia.id

AVNMEDIA.IDCanva resmi menghadirkan Canva Code 2.0 di Indonesia.

Fitur berbasis Artificial Intelligence (AI) ini memungkinkan siapa saja membuat website, kuis, formulir, landing page, learning hub, hingga permainan interaktif tanpa harus memiliki kemampuan coding.

Melalui pembaruan ini, pengguna cukup menjelaskan ide menggunakan bahasa sehari-hari, kemudian Canva akan menghasilkan pengalaman digital yang dapat langsung diedit menggunakan berbagai fitur desain yang sudah tersedia di platform tersebut.

Canva menyebut Canva Code 2.0 kini telah tersedia bagi seluruh pengguna Canva Gratis, Canva Business, Enterprise, maupun Education sebagai bagian dari Canva Visual Suite.

Bikin Website dan Aplikasi Tanpa Menulis Kode

Berbeda dengan proses pengembangan website konvensional yang membutuhkan kemampuan teknis, Canva Code 2.0 menggabungkan teknologi AI dengan editor visual berbasis drag-and-drop.

Pengguna dapat membuat berbagai produk digital, mulai dari website, landing page interaktif, formulir pendaftaran, halaman booking, katalog digital, kuis, game edukasi, hingga alat rekomendasi produk hanya melalui perintah berbentuk teks (prompt).

Seluruh hasil yang dibuat juga dapat langsung disesuaikan menggunakan berbagai fitur Canva, seperti mengganti gambar, mengubah warna, font, menerapkan Brand Kit, hingga memindahkan elemen desain tanpa perlu menyentuh kode program.

Selain itu, seluruh halaman yang dibuat secara otomatis telah responsif sehingga dapat diakses dengan baik melalui komputer maupun perangkat seluler.

Bisa Impor File HTML

Canva juga menghadirkan kemampuan baru bagi pengguna yang sebelumnya telah mengembangkan proyek di platform lain.

Melalui Canva Code 2.0, file HTML dapat diimpor langsung ke dalam Canva untuk kemudian diedit secara visual tanpa harus membangun ulang proyek dari awal.

Fitur ini diharapkan mempermudah pengguna yang ingin mengembangkan website atau aplikasi sederhana menggunakan ekosistem Canva.

Canva: AI Harus Mempermudah Kreativitas

Country Manager Canva Indonesia, Stefani Herlie, mengatakan Canva sejak awal memiliki misi membuat proses desain menjadi lebih mudah diakses oleh siapa saja.

Menurutnya, prinsip yang sama kini diterapkan dalam pengembangan pengalaman digital interaktif melalui Canva Code 2.0.

"Kami melihat semakin banyak pendidik, pelaku usaha, kreator, hingga marketer di Indonesia yang ingin menghadirkan pengalaman digital yang lebih menarik, namun sering kali terkendala oleh kemampuan teknis," kata Stefani.

Ia menilai Canva Code 2.0 mampu menghilangkan hambatan tersebut sehingga pengguna dapat membuat website maupun berbagai produk interaktif hanya dengan menuangkan ide.

"Pengguna tetap memiliki kendali penuh untuk menciptakan pengalaman yang mencerminkan identitas brand, kreativitas, dan visi mereka," ujarnya.

Dimanfaatkan Guru, UMKM hingga Marketer

Canva menyebut Canva Code 2.0 dirancang untuk berbagai kalangan, mulai dari pendidik, pelaku usaha, kreator konten, hingga komunitas.

Di sektor pendidikan, fitur ini telah dimanfaatkan untuk membuat portal kelas, website sekolah, kuis interaktif, permainan edukasi, hingga sistem registrasi kegiatan yang terintegrasi dengan Canva Sheets.

Di Indonesia sendiri, ribuan guru telah mencoba Canva Code melalui Hackathon Rumah Pendidikan 2025 yang diselenggarakan Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Salah satu peserta, Irwan Taufiqurrahman, guru SD Negeri 5 Cakranegara, Lombok, memanfaatkan Canva Code untuk mengembangkan game pembelajaran adaptif yang mampu menyesuaikan tingkat kesulitan soal dengan kemampuan masing-masing siswa.

Menurut Canva, pendekatan tersebut membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal dan interaktif.

Sementara bagi pelaku usaha, Canva Code dapat digunakan untuk membuat katalog produk digital, microsite promosi, landing page kampanye, formulir pelanggan, hingga halaman pemesanan tanpa memerlukan keahlian pemrograman.

Kolaborasi hingga Publikasi dalam Satu Platform

Canva Code 2.0 juga menghadirkan proses kerja yang terintegrasi.

Tim dapat berkolaborasi secara real time, memberikan komentar, melakukan revisi, hingga memublikasikan hasil akhirnya langsung dari Canva.

Website yang dibuat dapat diterbitkan menggunakan domain khusus maupun dibagikan secara aman dalam lingkungan organisasi.

Seluruh tampilan juga telah dioptimalkan agar dapat berjalan di desktop maupun perangkat mobile.

AI Canva Sudah Digunakan 32 Miliar Kali

Canva mengungkapkan penggunaan fitur AI dalam platformnya terus meningkat.

Hingga kini, berbagai layanan AI Canva telah digunakan lebih dari 32 miliar kali, sementara lebih dari 500 juta desain dibuat menggunakan teknologi AI.

Canva juga mencatat lebih dari enam juta website telah dipublikasikan menggunakan Canva Code sejak pertama kali diperkenalkan.

Perusahaan mengklaim proses pembuatan kode kini 75 persen lebih cepat dibandingkan saat awal peluncuran, sedangkan waktu dari proses pembuatan hingga website siap dipublikasikan berhasil dipangkas hingga 30 persen.

Dengan pembaruan tersebut, Canva berharap semakin banyak pengguna di Indonesia, baik pendidik, UMKM, kreator, maupun perusahaan, dapat membangun pengalaman digital secara lebih mudah tanpa harus menguasai bahasa pemrograman. (jas)

Related News
Recent News
image
Techno AI Berkembang Pesat, Mengapa Perusahaan Indonesia Masih Mengalami Blind Spot di Operasional IT?
by Adrian Jasman2026-07-01 18:45:52

Adopsi AI meningkat, tetapi banyak perusahaan Indonesia masih menghadapi blind spot dalam operasiona

image
Techno Canva Gandeng King Nassar Luncurkan Kampanye AI 'NyatAIn di Canva', Bidik UMKM hingga Kreator Digital Indonesia
by Adrian Jasman2026-06-25 20:05:29

Canva gandeng King Nassar luncurkan kampanye AI untuk bantu UMKM dan kreator Indonesia.