BYD Pekerjakan 5 Ribu Orang untuk Kembangkan God’s Eye Mengemudi Pintar! Dana Rp239,5 Triliun Bakal Diinvestasikan
God’s Eye sudah terpasang di lebih dari 2,5 juta kendaraan BYD
GOD's EYE BYD - Perusahaan ini diketahui telah merekrut lebih dari 5.000 tenaga ahli khusus untuk mengembangkan sistem Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) miliknya yang dikenal dengan nama God’s Eye/ Via Car News China
AVNMEDIA.ID - Produsen mobil listrik asal China, BYD, semakin serius menggarap teknologi mengemudi pintar.
Perusahaan ini diketahui telah merekrut lebih dari 5.000 tenaga ahli khusus untuk mengembangkan sistem Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) miliknya yang dikenal dengan nama God’s Eye.
Tak tanggung-tanggung, BYD juga menyiapkan investasi jumbo senilai lebih dari 100 miliar yuan, atau setara Rp239,5 triliun, untuk pengembangan teknologi mengemudi cerdas dalam beberapa tahun ke depan.
God’s Eye Jadi Senjata Utama BYD di Era Mobil Pintar
Pada Juli 2025, BYD sempat menggebrak industri otomotif dengan mengumumkan kemampuan parkir otonom Level 4 (L4) pada sistem God’s Eye.
Bahkan, BYD berani menjanjikan tanggung jawab penuh atas kerugian yang mungkin terjadi akibat sistem tersebut di China.
Data Car News China, hingga Desember 2025, sistem God’s Eye telah terpasang di lebih dari 2,5 juta kendaraan BYD.
Angka ini menjadikan BYD sebagai pemilik database cloud kendaraan terbesar di China, dengan sistem yang menghasilkan lebih dari 150 juta kilometer data berkendara setiap hari.
Sebagai gambaran, tingkat penetrasi mobil penumpang yang dilengkapi sistem bantuan mengemudi canggih di China sepanjang Januari–Juli 2025 sudah mencapai 62,58 persen, menunjukkan betapa cepatnya adopsi teknologi ini.



