Bukan Rahasia Lagi! Rahasia Hubungan Langgeng Antar Pasangan: Kuncinya Ada di Hubungan Seks
Ilustrasi hubungan seksual/ Foto: Unsplash
AVNMEDIA.ID - Sebenarnya apa rahasia untuk memiliki hubungan yang baik dan langgeng, bahkan setelah punya anak?
Apakah itu komunikasi, kepercayaan, dan rasa hormat?
Meski tabu dikatakan, hubungan seks secara teratur adalah salah satu kunci dari terciptanya hubungan baik antar pasangan.
Seks itu hebat. Seks juga baik untuk Anda.
Penelitian menunjukkan bahwa berhubungan seks secara teratur meningkatkan kasih sayang Anda kepada pasangan.
Ini masuk akal; seks sering kali merupakan komunikasi cinta, ketertarikan, hasrat, dan koneksi.
Pada tingkat fisik semata, seks melepaskan endorfin dan oksitosin yang membantu kita terikat.
Namun, seks bukan hanya tentang keintiman dan koneksi; terkadang seks hanya sekadar kesenangan atau impulsif.
Sekarang, mari kita bersikap realistis.
Ketika tubuh menjadi sedang lelah dan capek, sementara tanggung jawab pekerjaan dan kehidupan keluarga menumpuk, Anda mungkin cenderung tidak ingin melepaskan pakaian dari pasangan Anda seperti saat-saat awal masa bulan madu.
Apakah ini masalah? Bagi sebagian kecil, tidak.
Beberapa pasangan tampaknya menemukan cara untuk tetap puas, dalam berbagai tingkatan, dengan cara lain untuk menunjukkan kasih sayang fisik, seperti berpelukan, berpegangan tangan, dan berciuman.
Namun bagi yang lain, hubungan tanpa seks merupakan masalah.
Satu penelitian tentang "selibat yang tidak disengaja" menemukan perasaan frustrasi, depresi, dan penolakan yang sering dilaporkan.
Orang-orang mengatasi masalah tanpa seks justru terkadang melakukan hal lain yang justru negatif.
Mereka melakukan masturbasi, mencari saluran lain untuk energi mereka, dan berfokus pada kualitas lain pasangan mereka.
Jadi, seks dinilai tetaplah penting.
Satu penelitian menunjukkan bahwa berhubungan seks seminggu sekali, bukan sebulan sekali, memberikan lonjakan kebahagiaan yang setara dengan memiliki tambahan $50.000 di bank.

Kebohongan yang sering diceritakan tentang seks dalam hubungan adalah bahwa seks selalu tentang cinta, hubungan, dan keintiman.
Tidak demikian. Terkadang, Anda pergi ke restoran mahal bersama pasangan, bersantai, dan menghabiskan sebotol anggur dari daftar paling bawah.
Namun, di malam lain, Anda berbagi pizza dari bagian paling bawah lemari es.
Seks tidak berbeda. Terkadang, seks menjadi bahan bakar hubungan; seks membuat Anda berdua melewati minggu. Dan Anda tidak harus selalu "bersemangat."
Seks tidak harus selalu baru dan mengasyikkan; dalam hubungan jangka panjang, seks mungkin tidak akan demikian.
Jika Anda menunggu hasrat untuk muncul di penghujung hari kerja yang panjang setelah akhirnya menidurkan anak-anak, Anda akan menunggu cukup lama.
Dalam suatu hubungan, kedua pasangan, dalam batas kewajaran, terkadang melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak ingin mereka lakukan.
Bisa jadi makan malam dengan mertua; pergi ke pertemuan minum-minum tim sepulang kerja pasangan; dan, ya, terkadang berhubungan seks.

Seks itu penting. Jangan berpura-pura tidak penting.
Jika Anda tidak berhubungan seks sebanyak yang Anda inginkan, bicarakan hal itu dengan pasangan Anda. (jas)
Disadur dari Psychology Today



