Blokir Sejumlah Fans di Tengah Kontroversi, Siwon Didesak Keluar dari Super Junior
Desakan Siwon untuk Keluar Grup
KONTROVERSI - Kontroversi terbaru Siwon picu protes luas, seruan keluar dari Super Junior kembali memuncak/ Foto: IG (@siwonchoi)
AVNMEDIA.ID - Choi Siwon, anggota Super Junior, kembali menjadi sorotan publik setelah tindakannya di media sosial memicu kemarahan penggemar.
Kontroversi terbaru membuat seruan agar Siwon keluar dari Super Junior meningkat drastis, datang dari fans Korea maupun internasional.
Kasus ini menambah daftar panjang kontroversi yang menimpa Siwon dalam beberapa tahun terakhir, dan menimbulkan pertanyaan tentang masa depannya di Super Junior.
Kontroversi Media Sosial dan Dukungan Politik
Tahun lalu, Siwon terlibat sejumlah kontroversi.
Yang pertama muncul ketika ia menunjukkan dukungan terhadap tokoh sayap kanan kontroversial, Charlie Kirk, yang meninggal dunia.
Selain itu, aktivitasnya di media sosial sempat dikritik karena unggahan yang dianggap rasis dan Islamofobik, serta beberapa perilaku lain yang memicu reaksi publik.
Pada (19/2), Siwon kembali memicu perdebatan dengan mengunggah foto idiom Tiongkok di Instagram.
Unggahan ini diyakini sebagai bentuk dukungan untuk mantan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, yang baru-baru ini dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena diduga memimpin pemberontakan terkait insiden hukum militer.
Yoon juga dikenal sebagai pemimpin partai politik sayap kanan ekstrem, sehingga dukungan Siwon menimbulkan kritik keras dari publik.
Reaksi Fans dan Seruan Keluar dari Grup
Unggahan tersebut memicu reaksi negatif dari banyak pihak, termasuk fans Super Junior.
Beberapa penggemar Super Junior bahkan mengaku diblokir olehnya di platform X, yang semakin menambah kemarahan publik.
Seruan agar Siwon dikeluarkan dari grup pun kembali memuncak.
Kali ini, tuntutan datang dari gabungan fans Korea dan internasional, berbeda dari sebelumnya yang sebagian besar berasal dari penggemar luar negeri melalui gerakan #Siwon_Out.
Kritik terhadap Siwon mencakup sikapnya di media sosial dan dampak dari dukungannya terhadap figur politik kontroversial, yang dianggap tidak pantas oleh sebagian besar penggemar.
Banyak fans menekankan bahwa tindakan tersebut merusak citra grup dan dapat memengaruhi karier Super Junior secara keseluruhan.
Menanggapi gelombang kritik dan komentar negatif yang melibatkan pem-bulian dan fitnah, SM Entertainment merilis pernyataan resmi bahwa mereka telah mengajukan pengaduan hukum pidana terhadap unggahan jahat dan serangan pribadi yang menargetkan Siwon dan menegaskan bahwa perusahaan akan merespons secara tegas melalui tindakan hukum perdata dan pidana tanpa kompromi untuk melindungi hak artisnya.
Dengan tekanan yang semakin besar, masa depan Choi Siwon di Super Junior kini menjadi sorotan utama.
Publik dan penggemar menunggu langkah apa yang akan diambil oleh pihak manajemen. (naf)




