Selebriti Indonesia

5 Crazy Rich Pemilik Bisnis Kosmetik yang Kuasai Pasar Indonesia, Pendiri Paragon hingga Mustika Ratu

Co-Founder MS Glow Masuk Daftar

PEMILIK BISNIS KOSMETIK - Nurhayati Subakat merupakan pendiri Paragon Technology and Innovation, sementara Mooryati Soedibyo adalah pendiri Mustika Ratu (Kolase: AVN Media)

5. Anugerah Pakerti – Pendiri AVO Innovation Technology

Nama Anugerah Pakerti dikenal sebagai pendiri dan CEO AVO Innovation Technology, perusahaan di balik brand Avoskin dan Lacoco.

Mengusung pendekatan science-based serta konsep skincare ramah lingkungan, AVO menjadi salah satu pelopor brand kecantikan berbasis sustainability di Indonesia.

Sejak berdiri pada 2014, AVO telah memiliki lebih dari 100 toko dan jaringan distribusi yang luas.

Positioning yang jelas dan inovasi berkelanjutan membuat brand ini cepat mendapat kepercayaan pasar.

Pelajaran untuk Pebisnis Pemula

Kelima crazy rich pemilik bisnis kosmetik ini membuktikan bahwa kesuksesan tidak hanya bergantung pada popularitas atau citra pemiliknya.

Keberhasilan mereka lahir dari:
    •    Memahami kebutuhan pasar
    •    Membangun kepercayaan konsumen
    •    Menjaga konsistensi brand
    •    Berinovasi sesuai perkembangan zaman

Produk mungkin bisa ditiru, tetapi kepercayaan dan positioning yang dibangun selama bertahun-tahun tidak mudah disamai.

Industri kecantikan Indonesia masih memiliki peluang besar.

Dengan strategi tepat dan komitmen jangka panjang, bukan tidak mungkin akan lahir lagi pemilik bisnis kosmetik sukses berikutnya yang menyusul jejak para crazy rich ini.

(apr)

Related News
Recent News
image
Entertainment Pangeran Harry dan Meghan Kembali ke Inggris, Hubungan dengan Keluarga Kerajaan Jadi Sorotan
by Sandrina Elhandari2026-08-20 19:54:19

Pangeran Harry dan Meghan Balik ke Inggris Setelah Bertahun-tahun Tinggal di AS

image
Entertainment Zohran Mamdani Bikin Heboh, Video Bicara Mandarin Disangka Pakai AI
by Sandrina Elhandari2026-08-19 19:12:42

Zohran Mamdani viral berbicara Mandarin. Ini bahasa yang pernah digunakan politikus New York.