2025 Jadi Titik Balik: Mobil China Ubah Peta Otomotif Dunia
Era Baru Industri Otomotif
KOLASE - Kolase potret Xi Jinping dan Sanae Takaichi/ Kolase Avnmedia.id
Laporan industri menyebut BYD dan Geely telah masuk jajaran 10 besar produsen mobil dunia berdasarkan volume penjualan pada 2025.
Sementara itu, Chery muncul sebagai salah satu eksportir kendaraan terbesar China dengan pertumbuhan signifikan di pasar luar negeri.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kombinasi harga kompetitif, teknologi elektrifikasi, serta ekspansi agresif ke berbagai kawasan strategis.
Ekspor China Menggila, Asia Tenggara Jadi Target Utama
Ekspor kendaraan China terus mencatat pertumbuhan sepanjang 2025. Asia Tenggara, yang selama puluhan tahun menjadi “kandang” merek Jepang, kini mulai dibanjiri mobil-mobil asal China.
Penjualan kendaraan China di kawasan ini diperkirakan mencapai 500.000 unit, menandai perubahan signifikan dalam preferensi konsumen regional.
Di Eropa, penjualan produsen China diproyeksikan menyentuh 2,3 juta unit, meski masih menghadapi tarif impor. Menariknya, sebagian besar volume tersebut berasal dari model plug-in hybrid yang tidak dikenai bea tambahan.
Pasar Berkembang Ikut Tumbuh
Tidak hanya Asia dan Eropa, pasar berkembang juga menunjukkan tren positif bagi pabrikan China.



