Wow, iPhone Lipat Apple Bakal Tanpa Bekas Lipatan di Layar! Ungguli Samsung Galaxy Z Fold 7?

PERBANDINGAN LAYAR - Layar baru ini dibandingkan dengan Galaxy Z Fold 5 di CES. | Kredit foto — Ice Universe

AVNMEDIA.IDApple kembali memicu spekulasi besar di industri teknologi.

Setelah bertahun-tahun menunda, iPhone lipat Apple disebut-sebut akan hadir dengan layar tanpa bekas lipatan (crease-free display)—sebuah terobosan yang bahkan belum sepenuhnya dicapai ponsel lipat Android saat ini.

Isu ini menguat setelah Samsung memamerkan layar lipat tanpa lipatan di ajang CES (Consumer Electronics Show) terbaru.

Teknologi tersebut diyakini menjadi kunci realisasi ambisi Apple yang selama ini dianggap terlalu idealistis.

Layar Lipat Tanpa Crease, Ini Teknologi Kuncinya

Dalam demo di CES, Samsung memperlihatkan panel layar lipat yang benar-benar mulus.

Tidak hanya dari tampilan depan, bekas lipatan nyaris tak terlihat bahkan dari sudut samping.

Menurut bocoran dari sumber industri, rahasia layar ini terletak pada pelat logam khusus yang ditanam di balik panel.

Fungsi pelat tersebut adalah mendistribusikan tekanan lipatan secara merata ke area layar yang lebih luas, sehingga mencegah terbentuknya garis lipatan permanen.

Jika teknologi ini terbukti tahan terhadap pemakaian jangka panjang, maka ini menjadi lompatan besar dalam evolusi smartphone lipat—dan membuka jalan bagi Apple.

Apple Disebut Jadi Alasan Samsung Mengembangkan Teknologi Ini

Menariknya, sejumlah analis meyakini bahwa Apple berperan besar di balik lahirnya layar lipat tanpa crease ini.

Apple dikenal memiliki standar tinggi dan enggan merilis produk sebelum teknologi benar-benar matang.

Hal inilah yang diyakini menjadi alasan mengapa iPhone lipat Apple baru akan meluncur ketika layar benar-benar bebas lipatan, berbeda dengan pendekatan Samsung yang lebih agresif merilis produk lebih awal.

Samsung sendiri disebut sudah meningkatkan kualitas layar Galaxy Z Fold 7 dibanding generasi sebelumnya, baik dari sisi durabilitas maupun visibilitas lipatan.

Namun teknologi baru ini jelas berada satu tingkat di atasnya.

 

Dipakai Galaxy Z Fold 8 atau Justru iPhone Lipat?

Laporan lain menyebutkan layar ini kemungkinan akan digunakan pada Samsung Galaxy Z Fold 8, yang diprediksi meluncur lebih dulu dibanding iPhone lipat.

Jika benar, Samsung bisa kembali mencuri start di pasar.

Namun, tak sedikit pengamat yang menilai layar ini justru dikembangkan khusus untuk Apple.

Bahkan, keberadaan kamera di bawah layar (under-display camera) pada prototipe yang dipamerkan semakin menguatkan dugaan bahwa ini adalah panel yang dirancang untuk ekosistem iPhone.

Jika benar, maka visi Apple tentang iPhone lipat tanpa bekas lipatan di layar akan segera menjadi kenyataan.

Terlambat, Tapi Tetap Mengguncang Pasar

Meski berpotensi hadir belakangan, iPhone lipat diprediksi tetap akan mengguncang pasar global.

Apple dikenal mampu mengubah produk yang sudah ada menjadi standar baru industri.

Namun, tantangannya jelas: Samsung kemungkinan besar akan lebih dulu merilis ponsel lipat tanpa lipatan, entah lewat Galaxy Z Fold 8 atau varian lain seperti Galaxy Z Wide Fold.

Di sisi lain, iPhone lipat kabarnya akan dibanderol sekitar US$2.400, menjadikannya salah satu ponsel paling mahal di pasaran.

Meski demikian, faktor brand, ekosistem, dan inovasi layar diyakini tetap membuatnya laris.

iPhone Lipat Tanpa Lipatan, Game Changer Baru?

Jika rumor ini terbukti, iPhone lipat Apple berpotensi mengungguli Galaxy Z Fold 7 dalam aspek paling krusial: kualitas layar.

Tanpa bekas lipatan, pengalaman visual akan jauh lebih imersif dan premium—sesuai DNA Apple.

Kini pertanyaannya tinggal satu:

Siapa yang lebih dulu membawa layar lipat tanpa crease ke pasar—Samsung atau Apple? (jas)

 

Related News
Recent News
image
Techno Daftar Harga Extreme Price POCO Januari 2026: Unlock Performa Gahar dengan Harga Ekstrem
by Adrian Jasman2026-01-08 22:25:57

POCO rilis cheat sheet awal 2026, bawa performa ekstrem dengan harga ekstrem murah.

image
Techno Laporan Palo Alto Networks: AI Justru Perluas Permukaan Serangan Cloud Secara Masif
by Adrian Jasman2026-01-08 17:45:30

AI memperluas serangan cloud. Laporan Palo Alto Networks ungkap 99% organisasi jadi target siber.