Tren Pasta Gigi Pemutih Meningkat, Pasar Global Diprediksi Tembus USD 12,7 Miliar

Konsumen Urban Kian Selektif, Produk Less Abrasive Jadi Pilihan

MENGGOSOK GIGI - Data Global Growth Insights 2025 mencatat sekitar 49 persen konsumen pasta gigi di Asia, Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Afrika memilih pasta gigi pemutih yang tidak memicu sensitivitas gigi/ HO to Avnmedia.id

AVNMEDIA.ID -  Industri perawatan mulut (oral care) global memasuki fase pertumbuhan baru seiring meningkatnya minat konsumen terhadap pasta gigi pemutih.

Riset Fortune Business Insights (2025) memproyeksikan pasar pemutih gigi dunia akan mencapai USD 12,77 miliar pada 2032, dengan lebih dari separuh kontribusi berasal dari segmen pasta gigi pemutih.

Di kawasan Asia Pasifik, tren ini tercermin dari pertumbuhan pasar oral care rumah tangga yang diperkirakan menyentuh USD 1,3 miliar pada 2026, berdasarkan data Research and Markets.

Lonjakan permintaan terutama didorong oleh konsumen urban dari kelompok Millennials dan Gen Z yang semakin sadar akan pentingnya penampilan gigi putih, di tengah tingginya konsumsi kopi dan rokok.

Perilaku Konsumen Bergeser ke Produk yang Aman untuk Enamel

Di balik pertumbuhan pasar, industri menghadapi tantangan baru berupa meningkatnya kecermatan konsumen dalam memilih produk.

Laporan Mintel Consumer Trends 2025 menunjukkan bahwa standar label dan komposisi bahan kini menjadi perhatian utama konsumen, khususnya untuk produk yang digunakan langsung pada tubuh.

Data Global Growth Insights 2025 mencatat sekitar 49 persen konsumen pasta gigi di Asia, Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Afrika memilih pasta gigi pemutih yang tidak memicu sensitivitas gigi.

Bahan dengan karakter less abrasive menjadi preferensi utama, terutama bagi konsumen yang telah mendapatkan edukasi dari profesional kesehatan gigi.

Teknologi Baru Dorong Standar Pasta Gigi Pemutih

Menanggapi perubahan perilaku konsumen, produsen mulai mengadopsi teknologi yang mengutamakan keamanan enamel tanpa mengorbankan hasil pemutihan.

Salah satu pendekatan yang berkembang adalah penggunaan Fluoride Calcium Powder (FCap™) dan Hydroxyapatite (HAP).

“Konsumen Indonesia kini memasuki era oral healthcare yang baru. Mereka mencari bahan aktif yang aman namun tetap memberikan hasil,” ujar Michelle, Country Manager usmile Indonesia & Malaysia.

Menurutnya, teknologi FCap™ dan HAP kini menjadi standar baru bagi konsumen yang menginginkan gigi lebih putih tanpa rasa ngilu.

Secara teknis, FCap™ merupakan teknologi proprietary water-free yang berfungsi mempercepat perbaikan enamel sekaligus pemutihan gigi hingga 2,5 kali lebih cepat dibandingkan pasta gigi pemutih konvensional.

Teknologi ini bekerja dengan menghantarkan kalsium dan ion fosfat ke pori-pori mikro gigi, memberikan perlindungan ekstra terhadap erosi akibat konsumsi makanan dan minuman asam serta perubahan suhu ekstrem.

Sementara itu, HAP berperan sebagai mineral alami penyusun gigi yang mendukung proses remineralisasi enamel.

Kandungan ini mengisi retakan mikro pada permukaan gigi, membuat enamel lebih halus, kuat, dan mampu memantulkan cahaya dengan lebih baik.

usmile Manfaatkan Inovasi dan Estetika Produk

Secara teknis, FCap™ merupakan teknologi proprietary water-free yang berfungsi mempercepat perbaikan enamel sekaligus pemutihan gigi hingga 2,5 kali lebih cepat dibandingkan pasta gigi pemutih konvensional.

 

Kombinasi FCap™ dan HAP menjadi formulasi utama dalam pasta gigi usmile Repair White, yang diluncurkan pada Desember 2025 bersamaan dengan varian usmile Fresh White.

Kehadiran produk ini langsung menarik perhatian konsumen di pasar e-commerce, berkat pendekatan inovasi yang dipadukan dengan bahan baku teruji secara klinis.

Selain fungsi pemutihan dan perbaikan enamel, produk ini juga dirancang dengan pendekatan thoughtful design yang mempertimbangkan tekstur lembut, rasa, aroma, serta nilai estetika kemasan.

Diferensiasi ini dinilai menjadi faktor pendorong pembelian berulang di tengah persaingan ketat segmen pasta gigi pemutih.

Permintaan Melampaui Ekspektasi, Validasi Product-Market Fit

Kesuksesan usmile di pasar Indonesia dinilai bukan hasil kebetulan. Varian Repair White dan Fresh White sebelumnya telah mencatatkan performa penjualan kuat di berbagai pasar internasional.

Setelah diluncurkan secara lokal, permintaan pasar disebut melampaui ekspektasi hingga produk berulang kali mengalami sold out.

Capaian ini memperkuat validasi product-market fit sekaligus menegaskan bahwa strategi inovasi berbasis keamanan enamel dan hasil pemutihan efektif sejalan dengan kebutuhan konsumen Indonesia yang semakin kritis dan teredukasi. (jas)

 

Related News
Recent News
image
Business Walmart Rombak Susunan Dewan Eksekutif, David Guggina Jadi Presiden dan CEO
by Adrian Jasman2026-01-17 13:00:00

Walmart rombak kepemimpinan, David Guggina resmi jadi Presiden & CEO Walmart U.S.

image
Business Gushcloud Indonesia Perluas Jaringan Kreator dan Kolaborasi Strategis! Visinema - Boy William Ikut Terlibat
by Adrian Jasman2026-01-15 21:25:28

Gushcloud Indonesia tambah kreator dan kanal YouTube, perkuat kolaborasi strategis hiburan digital.