The Weeknd Berencana Ganti Nama Panggung, Kini Berubah Pikiran
The Weeknd Batal Ganti Nama, Ini Alasannya
The Weeknd Ingin Ganti Nama Panggung, tetapi Berubah Fikiran / Foto : pagesix.com
AVNMEDIA.ID - The Weeknd sempat berencana meninggalkan nama panggung yang telah mengantarkannya menjadi salah satu penyanyi terbesar dunia.
Namun, rencana tersebut tampaknya berubah. Penyanyi asal Kanada bernama asli Abel Tesfaye itu kini menegaskan bahwa dirinya masih ingin menggunakan nama The Weeknd.
Dalam konsernya di Stockholm, Swedia, pada 8 Agustus 2026, The Weeknd mengungkapkan bahwa ia sempat mencoba meninggalkan persona yang selama ini melekat dengan kariernya. Namun, pengalaman tersebut ternyata tidak membuatnya nyaman.
“Saya sempat mencoba pensiun dan saya tidak suka rasanya. Saya akan tetap di sini selamanya bersama kalian,” kata The Weeknd kepada penonton.
Media Entertainment Weekly juga telah menghubungi perwakilan The Weeknd untuk meminta tanggapan mengenai pernyataan tersebut.
Pelantun “Blinding Lights”, “Earned It”, dan “Save Your Tears” itu memang sudah lama membicarakan keinginannya untuk meninggalkan nama The Weeknd.
Gagasan tersebut bahkan muncul beberapa tahun sebelum dirinya benar-benar mempertimbangkannya secara serius. The Weeknd sempat ingin menggunakan nama Abel
Pada April 2022, The Weeknd berbicara dengan penggemar melalui sebuah diskusi daring mengenai kemungkinan mengganti nama panggungnya.
Saat itu, ia mengatakan mungkin akan mengikuti langkah Kanye West, yang sebelumnya mengubah nama panggungnya menjadi Ye.
“Saya merasa sudah seharusnya mengganti nama panggung saya menjadi ABEL sekarang,” tulisnya dalam percakapan tersebut.
Ia bahkan mempertimbangkan untuk menggunakan nama Abel tanpa nama belakang, seperti sejumlah musisi yang dikenal hanya dengan satu nama, misalnya Madonna, Cher, atau Prince.
Keinginan tersebut bukan sekadar wacana sesaat. Pada Mei 2023, The Weeknd kembali membicarakan kemungkinan mengakhiri persona yang telah digunakannya sejak awal karier.
Saat berbicara kepada W Magazine, ia mengatakan album yang sedang dikerjakannya saat itu kemungkinan menjadi karya terakhirnya sebagai The Weeknd.
“Album yang sedang saya kerjakan sekarang mungkin menjadi babak terakhir saya sebagai The Weeknd,” ujarnya.
Menurutnya, sebagai The Weeknd, ia merasa sudah menyampaikan semua hal yang ingin ia sampaikan.
“Saya sedang melalui proses untuk menyembuhkan diri,” katanya. Ia mengaku mulai mempersiapkan diri untuk menghilangkan jejak sebagai The Weeknd, meski tetap ingin membuat musik, baik sebagai Abel maupun The Weeknd.
Ia bahkan mengatakan ingin “membunuh” persona The Weeknd dan terlahir kembali dengan identitas yang berbeda karena menganggap persona The sudah mencapai kesuksesan puncak.
Ketika album Hurry Up Tomorrow dirilis pada 2025, Tesfaye kembali menjelaskan alasan di balik keinginannya untuk mengakhiri era The Weeknd.
Dalam wawancara dengan Variety, ia mengatakan dirinya tidak merasa bisa berhenti membuat musik. Namun, ia membutuhkan tantangan baru agar tetap memiliki dorongan untuk berkarya.
Menurut Tesfaye, karakter The Weeknd sudah mencapai titik yang sulit untuk dikembangkan lebih jauh.
“Tidak ada yang akan melakukan The Weeknd lebih baik daripada saya,” ujarnya dalam wawancara tersebut. Ia juga merasa tidak mungkin membuat persona itu lebih baik dari kondisinya saat ini.
Pernyataan itu memperkuat dugaan bahwa Hurry Up Tomorrow akan menjadi penutup sebuah era. Album tersebut merupakan bagian terakhir dari trilogi yang dimulai dengan After Hours pada 2020 dan dilanjutkan Dawn FM pada 2022.
Namun, setelah sempat mencoba meninggalkan persona tersebut, Tesfaye tampaknya berubah pikiran. The Weeknd tidak jadi tinggalkan nama panggung
Pernyataan terbaru di Stockholm menunjukkan bahwa rencana Abel Tesfaye untuk meninggalkan nama The Weeknd belum akan terwujud.
Ia mengaku sudah mencoba merasakan bagaimana hidup tanpa nama panggung tersebut. Hasilnya, ia justru tidak menyukai perasaan yang muncul.
Karena itu, untuk saat ini, Abel Tesfaye masih akan menjadi The Weeknd.
Perubahan keputusan tersebut tidak berarti Tesfaye berhenti mengeksplorasi musik atau menutup kemungkinan memasuki era baru.
Ia tetap dapat mengembangkan arah musik dan konsep artistiknya tanpa harus meninggalkan nama yang telah menjadi bagian penting dari kariernya.
Bagi penggemar, kabar ini berarti nama The Weeknd masih akan terdengar dalam karya dan penampilannya mendatang.
Setelah bertahun-tahun mempertimbangkan untuk mengakhiri persona tersebut, Tesfaye akhirnya memilih untuk tetap menggunakannya.
The Weeknd belum benar-benar berakhir. Setidaknya untuk sekarang, Abel Tesfaye masih memilih untuk tetap berada di balik nama yang telah membawanya ke panggung musik dunia. (san)





