Spoiler Episode 7 The Art of Sarah: Teori Dua Sarah Terungkap! Mana yang Asli?
TEORI DUA SARAH - Tapi, bukannya menjawab semua misteri, episode ini justru memunculkan pertanyaan baru: siapa Sarah Kim yang asli?/ Kolase oleh Avnmedia.id
AVNMEDIA.ID - Episode 7 The Art of Sarah jadi titik balik paling mengejutkan sepanjang K-drama thriller ini.
Setelah enam episode penuh teka-teki identitas, akhirnya teori “dua Sarah” benar-benar dibuka ke permukaan.
Tapi, bukannya menjawab semua misteri, episode ini justru memunculkan pertanyaan baru: siapa Sarah Kim yang asli?
Mu-gyeong Mulai Curiga, Warrant Gagal Didapat
Episode dibuka dengan temuan mengejutkan dari Detektif Mu-gyeong.
Jaksa yang bertugas ternyata klien Sarah.
Artinya? Surat perintah penggeledahan mustahil keluar—sesuatu yang tampaknya sudah diperhitungkan Sarah sejak awal.
Namun polisi menemukan petunjuk penting berupa struk taksi yang menghubungkan korban dari acara peluncuran menuju workshop Boudoir.
Fakta lain yang terungkap: 10 hari sebelumnya terjadi razia imigrasi.
Seorang pembuat tas kulit di sekitar lokasi memiliki kapalan tangan, mirip dengan “Jane Doe” alias mayat tanpa identitas.
Kecurigaan makin menguat bahwa korban bukanlah orang biasa.
Interogasi Panas: Sarah atau Pembunuh Sarah?
Dalam ruang interogasi, Mu-gyeong melempar teori berani.
Ia menduga perempuan di hadapannya bukan Sarah Kim asli, melainkan seorang penipu yang membunuh Sarah dan mengambil identitasnya.
Teorinya sederhana tapi masuk akal:
- Sang impostor tahu Sarah menggunakan nama palsu.
- Karena identitas itu tidak resmi, Sarah tak bisa melapor.
- Impostor berniat membunuh Sarah dan menggantikannya.
- Tapi justru Sarah (atau seseorang yang kita kira Sarah) lebih dulu membunuhnya.
Sarah tampak terguncang, terutama ketika Mu-gyeong mengancam akan membongkar Boudoir sebagai bisnis penipuan dan menyebarkan rumor agar viral.
Tekanan itu akhirnya memaksa “Sarah” untuk buka suara.
Kilas Balik: Asal-Usul Boudoir dan Sosok Kim Mi-jeong
Kita dibawa ke masa lalu, saat Sarah menemukan workshop pembuat tas KW berkualitas tinggi.
Di sana ia bertemu Kim Mi-jeong, pengrajin berbakat yang mampu membuat tiruan nyaris sempurna, termasuk tas merah yang identik dengan milik Choi.
Keduanya bekerja sama membangun Boudoir. Sarah menangani branding dan strategi, Mi-jeong mengurus produksi.
Hubungan mereka perlahan berubah jadi pertemanan, meski diliputi kecemburuan dan perbedaan ambisi.
Sarah bahkan:
- Membelikan Mi-jeong ponsel atas namanya.
- Mengajari cara bersosialisasi.
- Menawarkan bantuan medis dengan meminjamkan identitasnya.
Namun kepercayaan itu jadi bumerang.
Mi-jeong Mulai Mengambil Alih Identitas Sarah
Mi-jeong mulai menggunakan kartu Sarah untuk belanja mewah.
Selama enam bulan, ia diam-diam menikmati kehidupan sebagai “Sarah Kim”.
Ia bahkan:
- Meniru gaya bicara Sarah.
- Membuat tato kaki yang sama.
- Menghadiri pesta sebagai Sarah.
- Memesan gaun kedua dari brand Morphe untuk tampil di acara peluncuran.
Ketika kebohongan terbongkar dan Mi-jeong ditangkap, Sarah menolak menuntutnya.
Tapi keputusan itu tak menghentikan ambisi Mi-jeong.
Mi-jeong membalas dendam dengan:
- Membocorkan bahwa Boudoir menjual barang palsu.
- Membuat para pekerja dideportasi.
- Menghapus semua jejak sidik jari di workshop.
- Muncul di acara peluncuran dengan identitas Sarah.
Di titik ini, batas antara siapa Sarah dan siapa Mi-jeong benar-benar kabur.
Pengakuan Mengejutkan: Yang Mati Adalah Sarah Asli?
Di masa kini, perempuan yang selama ini kita kenal sebagai Sarah akhirnya mengaku.
Ia membunuh Jane Doe.
Tapi plot twist sesungguhnya muncul setelahnya:
Ia mengklaim bahwa dirinya adalah Mi-jeong… dan mayat yang ditemukan adalah Sarah Kim yang asli.
Teori dua Sarah akhirnya resmi terungkap!
Lubang Misteri yang Masih Menggantung
Meski pengakuan itu bombastis, ada beberapa kejanggalan besar:
- Jika mayat adalah Sarah asli, kenapa tak ada bekas luka transplantasi?
- Mengapa Yeo-jin dan Mu-gyeong tak menyadari perbedaan fisik pasca acara peluncuran?
- Bagaimana mungkin Mu-gyeong tak curiga saat kasus penyerangan Byeong-kwan?
Episode 7 jelas berfungsi sebagai penultimate episode yang memanaskan konflik menjelang finale.
Alih-alih memberi jawaban final, drama ini justru membuka lapisan misteri baru.
Review Episode 7 The Art of Sarah
Secara naratif, episode ini cerdas dan penuh manipulasi perspektif.
Penonton dipaksa mempertanyakan ulang semua yang sudah mereka lihat sejak Episode 1.
Jika benar selama ini kita mengikuti Mi-jeong yang menyamar sebagai Sarah, maka seluruh alur sebelumnya berubah makna.
The Art of Sarah sekali lagi membuktikan kekuatannya sebagai thriller psikologis penuh twist. Kini pertanyaannya tinggal satu:
Siapa Sarah Kim yang sebenarnya?
Finale nanti tampaknya akan jadi penentu apakah teori dua identitas ini benar-benar solid atau justru menyimpan twist terakhir yang lebih gila lagi. (jas)




