Spoiler Episode 2 Drama Korea IDOL I, Se-na Marah! Pengacara Do Ra-ik Dinilai Tak Maksimal
Agensi Do Ra-ik lepas tangan
POSTER DRAMA KOREA - Se-na meluapkan kemarahannya. Ia menilai sang pengacara terlalu pasif dan takut menghadapi jaksa Kwak Byeong-kyun, sosok kuat dari keluarga elite kejaksaan/ Via Soompi
AVNMEDIA.ID - Episode 2 drama Korea IDOL I semakin menegangkan. Konflik hukum Do Ra-ik (idol populer dari grup Golden Boys) memasuki fase krusial, sekaligus memperlihatkan sisi emosional Maeng Se-na yang mulai kehilangan kesabaran.
Dalam episode ini, penonton disuguhi tekanan berlapis: dari proses hukum yang timpang, pengkhianatan agensi, hingga luka masa lalu yang kembali terbuka.
Do Ra-ik Ditangkap, Se-na Turun Tangan
Episode dibuka dengan pagi penangkapan Do Ra-ik. Maeng Se-na, yang bekerja di firma hukum Cheon-un, langsung mendatangi kantor polisi setelah mengetahui kabar tersebut.
Se-na memperkenalkan diri sebagai pengacara yang menangani urusan hukum Goldie Entertainment—agensi Do Ra-ik.
Ia langsung menanyai Ra-ik soal kematian Woo-seong, rekan satu grup sekaligus sahabat dekatnya.
Dalam kondisi tertekan, Ra-ik menangis dan bersikeras menyatakan dirinya tidak bersalah.
Ia mengaku apartemennya sempat dimasuki dua sasaeng fan obsesif yang mengancam akan menghancurkan hidupnya.
Sasaeng Fan Jadi Petunjuk Awal Kasus
Pengakuan Ra-ik soal keberadaan sasaeng fan membuka celah baru dalam penyelidikan.
Ia menjelaskan bagaimana para penggemar fanatik itu menyusup ke apartemennya, menghindari CCTV, dan bersembunyi di dalam rumah.
Ironisnya, meski Se-na seorang pengacara profesional, sisi fangirl-nya sempat muncul saat melihat sisi asli Ra-ik yang marah dan berkata kasar—jauh dari citra idol sempurna.
Se-na Marah, Pengacara Do Ra-ik Dinilai Tak Bekerja Maksimal
Puncak emosi Se-na terjadi ketika ia mengetahui pengacara resmi Do Ra-ik tidak membela kliennya secara maksimal.
Di kantor firma hukum, Se-na meluapkan kemarahannya.
Ia menilai sang pengacara terlalu pasif dan takut menghadapi jaksa Kwak Byeong-kyun, sosok kuat dari keluarga elite kejaksaan.
Pengacara itu mengaku takut diblacklist jika melawan jaksa berpengaruh tersebut.
Fakta ini membuat Se-na sadar, kasus Ra-ik bukan sekadar perkara hukum biasa, melainkan pertarungan kekuasaan.
Agensi Lepas Tangan, Kontrak Do Ra-ik Diputus
Masalah semakin rumit ketika Goldie Entertainment secara resmi memutus kontrak Do Ra-ik. Agensi menyatakan tidak lagi memberikan dukungan finansial maupun hukum.
Di luar kantor agensi, para penggemar terbelah.
Sebagian masih setia mendukung Ra-ik, namun mayoritas menuntut keadilan atas kematian Woo-seong.
Situasi ini membuat Ra-ik benar-benar sendirian—tanpa agensi, tanpa pengacara yang berpihak penuh.
Masa Lalu Se-na Terungkap, Luka Lama Terbuka
Episode 2 juga mengungkap masa lalu kelam Maeng Se-na. Ia pernah menjadi korban perundungan berat saat SMA, hingga hampir mengakhiri hidupnya.
Dalam kilas balik emosional, Se-na muda mendengar suara Ra-ik bernyanyi di tepi sungai—momen yang menyelamatkan hidupnya. Sejak saat itu, Ra-ik menjadi sosok penting dalam hidupnya, bahkan tanpa ia sadari.
Twist emosional muncul ketika Se-na menyadari jaksa Kwak Byeong-kyun adalah orang yang dulu ikut merundungnya di sekolah.
Se-na Ambil Alih Kasus Do Ra-ik
Setelah semua pengacara menolak membela Do Ra-ik, Se-na akhirnya mengambil keputusan besar: ia sendiri yang akan menjadi pengacaranya.
Di persidangan pertama, Se-na tampil agresif dan tajam.
Ia membongkar fakta bahwa apartemen Ra-ik telah disusupi orang lain dan menyoroti kegagalan jaksa menunjukkan senjata pembunuhan.
Argumennya berhasil mengguncang ruang sidang dan memaksa jaksa terpojok.
Review Episode 2 IDOL I
Episode 2 IDOL I berhasil menaikkan tensi cerita secara signifikan.
Isu sasaeng fan, ketimpangan hukum, dan tekanan terhadap idol terasa relevan dengan dunia hiburan Korea Selatan saat ini.
Chemistry emosional antara Se-na dan Ra-ik juga mulai terbangun kuat, bukan lewat romansa murahan, melainkan trauma dan perjuangan bersama.
Dengan Se-na resmi turun tangan, konflik hukum dan personal dipastikan akan semakin panas di episode berikutnya.
IDOL I bukan sekadar drama idol, tapi potret gelap industri hiburan yang jarang diangkat secara berani. (jas)



